Fadly Amran Tekankan Pentingnya Perubahan dan Digitalisasi bagi ASN
- 24 Apr 2026 09:44 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran, menjadi narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang digelar di Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintah Dalam Negeri I, Kamis 23 April 2026. Kegiatan PKA angkatan I dan II tersebut diikuti oleh 82 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Utara.
Fadly Amran menegaskan perubahan merupakan syarat utama untuk mencapai kemajuan dalam organisasi. Ia menyebut, tanpa adanya adaptasi terhadap dinamika zaman, organisasi akan sulit berkembang.
“Kalau kita berbicara tentang kemajuan, salah satu hal yang tidak bisa dihindari adalah perubahan. Tidak mungkin kita bisa maju jika cara kerja kita dari waktu ke waktu tidak berubah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memahami akar persoalan sebagai langkah awal dalam melakukan perubahan. Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu mengidentifikasi masalah secara tepat sekaligus menghadirkan solusi yang konkret bagi masyarakat.
“Seorang pemimpin itu harus paham akar masalah. Untuk itu, kita harus mau belajar, banyak mendengar, dan menggali informasi. Ketika sebuah masalah sampai ke meja kita, itu artinya orang sedang mencari solusi. Jangan sampai masyarakat pulang tanpa kejelasan,” tuturnya.
Selain itu, Fadly Amran menyoroti dua aspek penting dalam reformasi birokrasi, yakni digitalisasi dan perubahan pola pikir (mindset). Ia menilai digitalisasi dapat memperkuat sistem meritokrasi serta meminimalisir praktik-praktik yang tidak sehat dalam pengambilan kebijakan.
“Saya berharap bapak dan ibu semua, sebagai calon pemimpin ke depan, memiliki integritas yang tinggi. Dengan sistem yang kuat dan digitalisasi, siapapun pemimpinnya tidak bisa semena-mena dalam mengambil kebijakan,” ucapnya.
Mengakhiri arahannya, ia mengajak seluruh peserta PKA untuk berani memulai perubahan tanpa harus menunggu instruksi pimpinan. Ia juga mendorong para aparatur untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai pelatihan yang tersedia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....