Bajo Kiddy Rayakan Hari Bumi 2026 lewat Karya Daur Ulang Bertema Laut
- 19 Apr 2026 17:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Bajo Kiddy Fun House menggelar kegiatan bertajuk “Little Hands, Big Love for the Ocean” di Dermaga Putih, Le Bajo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu 19 April 2026.
Kegiatan ini menghadirkan pameran seni anak yang seluruh karyanya dibuat dari bahan daur ulang. Selain itu, acara juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif seperti sesi mendongeng, peragaan busana dari bahan daur ulang, hingga pemutaran film.
Founder Bajo Kiddy, Wiwin Windarti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
“Jadi kegiatan hari ini dalam rangka memperingati Earth Day atau Hari Bumi 2026. Kita tahu bahwa bumi ini sudah mulai tua, sehingga program kami selalu mengajak anak-anak untuk beramah lingkungan dan menjaga bumi,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan lingkungan sangat penting diberikan kepada anak usia dini karena merupakan fase emas perkembangan.
“Anak usia 0 sampai 6 tahun itu adalah usia emas. Otak mereka seperti spons, sehingga apa yang diberikan akan terserap dengan sangat baik. Karena itu, kami selalu memberikan asupan positif, salah satunya melalui kegiatan seperti ini,” katanya.
Lebih lanjut, Wiwin menambahkan, tema “Little Hands, Big Love for the Ocean” dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap laut melalui karya anak-anak.
“Karya-karya dari tangan kecil mereka kami dedikasikan untuk laut, supaya kita bisa menjaga keasrian laut,” ungkapnya.
Sebanyak 81 anak terlibat dalam kegiatan ini dengan menampilkan berbagai karya seni yang telah dibuat dalam proses pembelajaran sehari-hari.
“Karya ini bukan dadakan. Dalam pembelajaran kami, anak-anak selalu diajak membuat art, dan bahan yang digunakan adalah daur ulang. Karena temanya laut, maka karya yang ditampilkan juga berkaitan dengan laut,” ungkap Wiwin.
Dirinya berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi mendatang dalam menjaga lingkungan.
“Saya percaya langkah kecil bisa memberi perubahan. Harapannya, ke depan semakin banyak orang yang peduli terhadap bumi. Kalau anak-anak saja sudah sadar, kenapa orang dewasa tidak?,” ucapnya.
Selain itu, Wiwin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Le Bajo yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Le Bajo punya program komunitas yang luar biasa. Kami sudah rutin mengadakan kegiatan di sini, bahkan dalam setahun bisa empat kali. Mereka selalu memberi ruang untuk kegiatan yang berdampak,” kata Wiwin.
Adapun kegiatan Hari Bumi ini dijadwalkan berlangsung hingga 22 April 2026, dengan pengumuman penghargaan karya seni terbaik pada puncak peringatan Hari Bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....