Wali Kota Samarinda Ungkap Dampak Positif WFH bagi Penghematan Energi
- 19 Apr 2026 12:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebijakan Work From Home atau WFH di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda disebut mampu mendorong efisiensi energi sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur sipil negara dalam penggunaan sumber daya. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memaparkan implementasi awal kebijakan ini tidak sekadar mengikuti instruksi pemerintah pusat, tetapi juga diarahkan untuk membangun pola pikir hemat energi di kalangan ASN.
Menurut Wali Kota Samarinda, WFH memiliki tujuan yang lebih luas, yakni mendorong penghematan penggunaan bahan bakar minyak, listrik, hingga air. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya kolektif dalam menjaga efisiensi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
“WFH bukan hanya soal bekerja dari rumah, tetapi bagaimana kita bisa menghemat energi dan tetap produktif,” ujarnya pada Sabtu 18 April 2026.
Andi Harun mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan sementara, setiap hari Jumat terjadi penghematan BBM hingga sekitar 1.900 liter. Selain itu, konsumsi listrik juga tercatat menurun lebih dari 1.000 kilowatt hour.
Penghematan tersebut dipantau melalui sistem dashboard monitoring yang telah dikembangkan pemerintah kota. Sistem ini tidak hanya mencatat efisiensi energi, tetapi juga memantau aktivitas harian ASN selama bekerja dari rumah.
“Semua pegawai tetap wajib melaporkan pekerjaan mereka. Produktivitas tetap dijaga melalui sistem digital,” ujarnya.
Andi Harun menambahkan, tingkat kepatuhan ASN dalam menjalankan kebijakan ini tergolong tinggi. Seluruh pegawai yang terpantau mengikuti aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Selain efisiensi energi, kebijakan WFH juga berdampak pada penurunan emisi. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Andi Harun turut mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup hemat energi, khususnya dalam penggunaan BBM. Menurutnya, kondisi global saat ini menuntut adanya kesadaran bersama dalam menggunakan energi secara bijak.
“Kita harus bijak menggunakan BBM. Gunakan hanya untuk keperluan yang benar-benar penting,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....