BPS Samarinda Catat Penumpang Pesawat Samarinda Turun 15,43 Persen
- 08 Mar 2026 10:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan sektor transportasi di Kota Samarinda turut menjadi bagian dari rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda. Data yang disampaikan mencakup pergerakan penumpang baik melalui moda transportasi udara maupun laut, serta aktivitas distribusi barang melalui pelabuhan di Kota Tepian.
Dalam pemaparannya, BPS mencatat adanya dinamika pada pergerakan penumpang di awal tahun 2026. Perubahan tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang berangkat maupun yang datang menggunakan berbagai moda transportasi.
Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Samarinda pada Januari 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan tersebut tercatat sebesar 15,43 persen jika dibandingkan dengan periode Desember 2025.
Pada Desember 2025 jumlah penumpang tercatat sebanyak 38.068 orang. Sementara pada Januari 2026 jumlahnya turun menjadi 32.195 penumpang yang berangkat melalui jalur udara domestik.
Berbeda dengan transportasi udara, pergerakan penumpang pada transportasi laut justru menunjukkan peningkatan. Kedatangan penumpang kapal di pelabuhan Kota Samarinda tercatat mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Januari 2026 jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut mencapai 13.078 orang. Angka tersebut meningkat sebesar 43,59 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada Desember 2025.
Selain pergerakan penumpang, BPS juga mencatat aktivitas distribusi barang di Pelabuhan Samarinda. Untuk aktivitas bongkar barang, jumlah muatan yang masuk tercatat mengalami penurunan sebesar 9,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan data ini menunjukkan adanya dinamika aktivitas transportasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Januari 2026 turun 15,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Supriyanto pada Jumat 6 Maret 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....