Sengketa Tanah Picu Bentrok Warga Dua Kampung Adonara

  • 07 Mar 2026 18:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flotim – Sengketa tanah ulayat memicu bentrok antarwarga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat 6 Maret 2026. Konflik antara warga Lewonara, Desa Narasosina dan warga Dusun Bele, Desa Waiburak tersebut menyebabkan sejumlah rumah masyarakat terbakar.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Adonara Timur dan sempat membuat situasi memanas. Warga dari kedua kampung terlibat keributan hingga menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan konflik dipicu sengketa tanah ulayat di wilayah perbatasan kedua kampung. Perselisihan lama tersebut kembali mencuat saat sejumlah warga dari Lewonara datang membersihkan lahan di area yang dipersengketakan.

Selain membersihkan lahan, warga juga mengambil pisang yang berada di lokasi tersebut. Aktivitas itu memicu reaksi warga Dusun Bele yang menganggap wilayah tersebut masih dalam status sengketa.

Ketegangan antara kedua kelompok warga pun tidak terhindarkan. Adu mulut yang terjadi kemudian berkembang menjadi keributan antarwarga.

Bentrok tersebut menyebabkan beberapa rumah milik warga terbakar. Sejumlah warga juga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah saat api mulai membesar.

Situasi yang memanas membuat masyarakat di sekitar lokasi memilih menjauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Atas peristiwa tersebut aparat pemerintah setempat segera turun menenangkan keadaan.

Camat Adonara Timur bersama tokoh masyarakat setempat berupaya menenangkan warga dari kedua pihak. Mereka mengajak masyarakat menahan diri agar konflik tidak semakin meluas.

Pemerintah setempat juga mendorong penyelesaian sengketa tanah dilakukan melalui dialog dan musyawarah. Langkah tersebut diharapkan dapat meredakan ketegangan serta mencegah konflik serupa kembali terjadi di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....