Parade Budaya Kisah Ki Barak Panji Sakti Siap Meriahkan HUT ke-422 Kota Singaraja
- 07 Mar 2026 07:08 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan parade budaya yang mengangkat perjalanan sejarah tokoh pendiri Buleleng, Ki Barak Panji Sakti, sebagai rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja yang puncaknya digelar pada 30 Maret mendatang.
Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat jumpa pers bersama puluhan awak media di Rumah Makan Ranggon Sunset Singaraja, Jumat 6 Maret 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I dan II Sekda Buleleng, Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng Made Suharta, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Bupati Sutjidra menjelaskan, parade budaya tahun ini dirancang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap kecamatan di Kabupaten Buleleng akan menampilkan fragmen atau episode perjalanan sejarah Ki Barak Panji Sakti melalui pertunjukan seni dan budaya.
| Baca juga: Cari Disini, Jadwal PKB 7 Juli 2026 |
“Dalam parade budaya ini masing-masing kecamatan akan membawakan episode perjalanan Ki Barak Panji Sakti. Jadi masyarakat bisa melihat kembali bagaimana perjalanan sejarah berdirinya Buleleng melalui penampilan seni dan budaya,” ujar Sutjidra.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi implementasi tema HUT ke-422 Kota Singaraja yaitu “Bhinneka Shanti Jagadhita” yang mencerminkan keberagaman, keharmonisan, dan semangat kebersamaan masyarakat Buleleng.
Selain mengangkat kisah sejarah Ki Barak Panji Sakti, parade budaya juga akan menampilkan berbagai ekspresi budaya masyarakat Buleleng yang heterogen, mulai dari budaya bernuansa Hindu, Muslim, Konghucu hingga berbagai etnis yang hidup berdampingan di Bali Utara.
| Baca juga: Sudah Tahu? Ini Jadwal PKB 6 Juli 2026 |
“Buleleng merupakan daerah yang sangat heterogen. Melalui parade budaya ini kita ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya di Buleleng merupakan kekuatan yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Selain parade budaya, rangkaian kegiatan HUT Kota Singaraja juga akan diisi sejumlah agenda lain seperti lomba pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS), Singaraja Fun Run di kawasan Pelabuhan Buleleng, hingga peluncuran Kopi Robusta Lemukih yang telah memperoleh indikasi geografis.
Pada puncak perayaan yang dipusatkan di Taman Bung Karno, pemerintah juga akan menampilkan berbagai pementasan seni budaya serta lomba ngelawar sebagai upaya melestarikan kuliner tradisional Bali.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, pihaknya berharap peringatan HUT ke-422 Kota Singaraja tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memperkuat identitas budaya, semangat kebersamaan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....