Nelayan KNMP Banyuwangi, Usulkan SPBN ke Menteri

  • 04 Mar 2026 13:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Banyuwangi, Selasa, 3 Februari 2026, dimanfaatkan nelayan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Mereka berharap ada tambahan kapal serta pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) guna menunjang aktivitas melaut.

Perwakilan nelayan, Isnaini (55), menyebut kebutuhan armada dan kemudahan akses BBM menjadi faktor penting untuk meningkatkan hasil tangkapan. Menurutnya, keberadaan SPBN akan membantu menekan biaya operasional nelayan kecil.

“Kami butuh tambahan kapal dan SPBN supaya melaut lebih maksimal,” ujar Isnaini, Rabu 3 Maret 2026.

Isnaeni juga mengharapkan ada bantuan kapal untuk nelayan pesisir Banyuwangi. Saat ini mayoritas nelayan Lateng beraktivitas, mengunakan kapal berukuran kurang dari 1 Gross Tonnage (GT).

Menanggapi hal tersebut, Trenggono memastikan pemerintah pusat akan menindaklanjuti usulan tersebut. Ia menegaskan bantuan kapal menjadi bagian dari penguatan sarana tangkap nelayan di kawasan KNMP.

“Bantuan unit kapal akan kita lakukan. SPBN juga menjadi prioritas agar nelayan lebih mudah mendapatkan BBM,” kata Trenggono.

Selain dukungan sarana, pengelolaan KNMP Banyuwangi akan dijalankan oleh Koperasi Merah Putih dengan pendampingan pemerintah daerah. Skema tersebut menjadi bagian dari hilirisasi perikanan agar hasil tangkapan tidak hanya dijual mentah, tetapi juga diolah untuk meningkatkan nilai tambah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan Pemkab siap mendukung rencana pembangunan SPBN, termasuk penyediaan lahan. Ia berharap keberadaan KNMP mampu memperkuat ekosistem ekonomi pesisir.

“Ini harus dikelola dengan baik sesuai SOP agar dampaknya benar-benar dirasakan nelayan,” ucap Ipuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....