Gubernur NTT: "Satu Tahun Kepemimpinan adalah Perjuangan"

  • 24 Feb 2026 10:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa satu tahun masa kepemimpinannya adalah sebuah “perjuangan” dalam meletakkan fondasi pembangunan yang terarah dan terukur. Hal itu disampaikannya dalam wawancara eksklusif podcast bertajuk Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur NTT: Capaian, Tantangan, dan Arah Pembangunan ke Depan di Kantor Victory News, Kupang, Senin, 23 Februari 2026.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang dijalankan selama setahun terakhir difokuskan pada penguatan dasar pembangunan jangka panjang. Di bidang sosial dan pertanian, Gubernur menyoroti peluncuran 100 ribu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan serta peningkatan produksi 1 juta ton gabah kering yang mendorong kenaikan produksi beras.

Capaian tersebut mengantarkan NTT meraih Penghargaan Swasembada Pangan Nasional (PIN) 2025 dari Kementerian Pertanian RI. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai fondasi awal menuju kedaulatan pangan daerah sekaligus bukti kerja kolaboratif pemerintah dan masyarakat.

Dalam tata kelola pemerintahan, Melki menekankan pentingnya birokrasi yang selaras melalui 10 Program Dasa Cita dengan sistem cascading yang terukur dan disiplin. Untuk mempercepat pembangunan, Pemprov NTT akan membentuk lima tim percepatan yang fokus pada optimalisasi PAD, pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi kerakyatan, optimalisasi Dasa Cita, dan komunikasi publik.

Target PAD tahun ini dipatok Rp2,8 triliun dengan penguatan ekosistem ekonomi, optimalisasi BUMD, serta pengembangan Kawasan Industri Bolok. Pada sektor kesehatan dan pembangunan manusia, Gubernur menegaskan penanganan rabies harus tegas dan rasional dengan prioritas keselamatan manusia, disertai vaksinasi massal, sterilisasi, serta pengawasan mobilitas hewan.

Ia juga menyoroti percepatan penurunan stunting melalui edukasi remaja dan penguatan perencanaan keluarga sebagai fondasi pembangunan manusia. Di bidang pendidikan, ia mendorong sistem yang memerdekakan namun tetap disiplin dalam menjaga standar mutu dan evaluasi.

Sementara itu, terkait persiapan NTT bersama NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2028, pemerintah menargetkan 37 medali emas serta “lima sukses”: prestasi, penyelenggaraan, administrasi, pariwisata, dan ekonomi. Dengan dukungan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk renovasi dan peningkatan sarana olahraga, Gubernur optimistis PON akan memberi dampak ekonomi luas.

"Sebagai bentuk komitmen, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp. 250 miliar untuk mendukung persiapan, termasuk renovasi dan peningkatan sarana prasarana olahraga. Dengan pola kolaboratif tersebut, pemerintah optimistis PON akan berlangsung meriah, tertib, dan dinikmati masyarakat luas, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah," kata Gubernur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....