Perkuat Profesionalisme BUMD, Gubernur Dorong Tata Kelola Berbasis Kompetensi

  • 21 Jul 2026 12:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat tata kelola dan profesionalisme Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi strategis yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin, 20 Juli 2026, dengan menghadirkan pakar keuangan Orias Petrus Moedak.

Dalam paparannya, Orias Petrus Moedak menekankan keberhasilan pengelolaan BUMD ditentukan oleh kejelasan visi dan misi perusahaan, penempatan sumber daya manusia yang sesuai kompetensi, serta kepemimpinan yang berani mengambil keputusan strategis. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting agar BUMD mampu tumbuh sehat, kompetitif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menanggapi pandangan tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang penuh kepada jajaran direksi yang dipilih secara profesional dalam mengelola BUMD. Ia menilai tata kelola yang baik harus didukung oleh kepemimpinan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan.

Selain itu, Gubernur Melki juga mendorong seluruh BUMD untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi melalui konsep NTT Incorporate, sebagai model kolaborasi antar-BUMD dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing perusahaan daerah sekaligus memperluas kontribusi BUMD terhadap pembangunan ekonomi di NTT.

"Melalui sinergi yang berkelanjutan ini, harapannya BUMD dapat menjadi motor penggerak utama dalam pemulihan serta pembangunan ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur," ujar Gubernur. Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Selfi H. Nannge, bersama jajaran pimpinan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....