Aksi Tolak Keanggotaan BoP Digelar di Bondowoso

  • 13 Feb 2026 20:45 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Puluhan warga Bondowoso yang tergabung dalam Komite Umat Islam Anti Amerika dan Israel (Kumail) menggelar aksi damai menolak keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) di Alun-alun Ki Bagus Asra, Jumat sore, (13/2/2026)..

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan keberatan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai berpotensi merugikan rakyat.

Dalam aksi itu, massa menyampaikan orasi serta membentangkan sejumlah spanduk bernada kritik.

Koordinator Aksi Kumail, Hasan Bin Mustafa Al Hadar, mengatakan pihaknya memahami niat Presiden RI Prabowo Subianto yang dinilai ingin memerdekakan Palestina melalui keanggotaan Indonesia di BoP. Namun demikian, ia mengaku khawatir Presiden RI justru tertipu oleh kepentingan pihak tertentu.

“Tidak mungkin Presiden kita yang bersih bisa bergabung. Saya ada kekhawatiran Presiden kita tertipu,” ungkap Hasan.

Ia juga menyayangkan jika benar terdapat pembayaran sebesar Rp17 triliun dari dana rakyat untuk keanggotaan BoP. Menurutnya, anggaran sebesar itu seharusnya dapat digunakan untuk mengatasi persoalan mendasar di dalam negeri, termasuk masalah pendidikan.

“Sementara di Indonesia ada kabar pelajar di Nusa Tenggara Timur yang bunuh diri karena tidak mampu membeli buku dan pena,” tuturnya.

Atas dasar itu, Kumail secara tegas mendesak pemerintah agar menarik Indonesia dari keanggotaan Board of Peace. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan kepentingan rakyat kecil dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan sosial.

" Bukan harapan, wajib keluar itu. Tapi katanya ada janji, kalau tidak mampu Presiden kita katanya akan keluar,” pungkas Hasan.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan mendapat pengawalan aparat keamanan hingga selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....