WCDI Jember Sikapi Overcapacity TPA Pakusari, Gelar Aksi Kolosal HLHS

  • 13 Jun 2026 21:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember: Menyikapi isu krusial kelebihan muatan (overcapacity) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari, World Cleanup Day (WCD) Indonesia Core Team Jember menggelar aksi kolosal di Lapangan Jelbuk, Kabupaten Jember pada akhir pekan lalu. Langkah masif ini menjadi bentuk dukungan nyata atas Surat Edaran Bupati Jember No. 100.3.4.2/441/35.09.313/2026 mengenai Kebijakan Pengelolaan Sampah Secara Mandiri.Aksi yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Environment Day) 2026 ini berhasil melibatkan sebanyak 1.134 peserta di Lapangan Jelbuk Kab. Jember.

Sekretaris WCD Jember, Harry Bagoes Prasetyo kepada RRI menyatakan, "Seluruh elemen masyarakat melebur menjadi satu, mulai dari relawan perorangan, pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, lembaga pendidikan, jajaran Muspika, pemerintah desa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, hingga warga di sekitar Lapangan Jelbuk. Kami menyatukan seluruh elemen di Jember untuk membangun kesadaran pengelolaan sampah dari sumbernya. Kolaborasi masif ini adalah komitmen edukatif yang berkelanjutan," ujarnya, 10 Juni 2026.

Kegiatan ini dikemas unik dalam konsep Happy Camp. Rangkaian acara dimulai pada Sabtu, 6 Juni 2026 dengan agenda registrasi peserta dan penataan UMKM. Pada malam harinya, pukul 20.00 WIB hingga selesai, digelar Focus Group Discussion (FGD) pengelolaan sampah. Diskusi strategis ini menghadirkan Kabid Tanaman Pangan, Penyuluh Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jatim, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan, anggota Komisi D DPRD Kab. Jember, serta diikuti secara aktif oleh seluruh aktivis lingkungan yang hadir. Hari puncak peringatan berlangsung pada Minggu pagi. Acara diawali dengan registrasi ulang hari kedua dan dilanjutkan dengan apel bersama seluruh peserta. Plt Camat Jelbuk Pairi, ST, M.Si bertindak sebagai Pemimpin Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan didampingi oleh Pj Kepala Desa Jelbuk Hendro Handoko, S. ST, jajaran Muspika Kecamatan Jelbuk, serta Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Intan Permata Sari. Pasca apel pagi, ribuan relawan langsung bergerak melakukan aksi clean-up dan pemilahan sampah di area barat lapangan. Tidak hanya membersihkan lingkungan, para peserta juga melakukan aksi nyata konservasi berupa penanaman pohon penghijauan dan penebaran benih ikan di sungai sebelah timur lapangan sebelum seluruh rangkaian acara ditutup pada siang hari.

Demi menjaga esensi gerakan ramah lingkungan, panitia menerapkan aturan ketat Zero Waste. Seluruh peserta diwajibkan membawa perbekalan makan dan minum sendiri menggunakan wadah isi ulang guna menekan timbulan sampah baru selama acara berlangsung. Berdasarkan pencatatan akhir panitia, aksi clean up kolosal ini berhasil mengumpulkan total 1,3 Ton Sampah. Dari jumlah tersebut, komposisi sampah didominasi oleh 60% sampah organik, 30% sampah anorganik, dan 10% sampah residu. Melalui data ini, WCD Jember berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah demi mengurangi beban TPA dan Menjaga bumi terhadap perubahan iklim yang tidak menentu dari dampak pemanasan global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....