DAUN Ramadan Fest Dorong Stabilitas Harga Pangan Sumbar

  • 08 Feb 2026 18:48 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) Ramadan Fest sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan literasi masyarakat melalui kampanye penggunaan beras pulen. Program ini menjadi salah satu langkah strategis BI dalam menjaga stabilitas harga pangan di Sumbar menjelang bulan Ramadan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi , dalam sambutannya Minggu 8 Februari 2026, menyampaikan bulan Ramadan identik dengan meningkatnya konsumsi kebutuhan pokok masyarakat. "Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan harga pangan yang berdampak pada tekanan inflasi daerah," ujarnya.

Mahyeldi menekankan pentingnya upaya kolektif antara pemerintah, BI, dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan. Ia menyambut positif pelaksanaan DAUN Ramadan Fest 2026 karena program ini tidak hanya memperkuat pasokan pangan, namun juga meningkatkan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Menurut Mahyeldi, Pemerintah Provinsi Sumbar mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai strategi pengendalian inflasi yang melibatkan kolaborasi hulu-hilir antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, hingga konsumen. Dengan demikian, ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan dapat terjaga secara optimal.

Mahyeldi juga mengingatkan salah satu komoditas yang sering menjadi pemicu inflasi di Sumbar adalah beras. Masyarakat Sumbar cenderung memilih beras premium, terutama beras Solok, yang permintaannya tinggi sehingga berpotensi mempengaruhi harga di pasaran.

"Salah satu penyebab inflansi itu adalah beras. Masyarakat Sumbar lebih memilih mengonsumsi beras Solok (premium) dari pada beras lainnya," ucapnya.

Melalui kampanye penggunaan beras pulen lokal dan edukasi literasi pangan dalam DAUN Ramadan Fest, pemerintah dan BI berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih komoditas pangan. Harapannya mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan Sumatera Barat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....