Nelayan 63 Tahun Dilaporkan Hilang di Sungai Sabut
- 05 Feb 2026 14:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Sepaku - Seorang nelayan bernama Alben (63), warga RT 06 Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dilaporkan hilang saat mencari ikan di Sungai Sabut, Jetty BRM, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku. Hingga Rabu pagi, korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian tim gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam 3 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WITA. Laporan orang hilang diterima BPBD PPU pada Rabu 4 Februari 2026, sekitar pukul 09.14 WITA.
“Korban berangkat mencari ikan menggunakan perahu. Biasanya sekitar pukul dua hingga tiga dini hari sudah kembali ke darat, namun sampai pagi tidak kunjung pulang,” ujar Sukadi Kuncoro.
Ia mengatakan, keluarga korban yang merasa khawatir kemudian bersama warga melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban biasa menangkap ikan. Dalam pencarian tersebut, perahu milik korban ditemukan dalam kondisi kosong.
“Setelah perahu ditemukan tanpa orang, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian ini ke kami,” katanya. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD PPU segera bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Menurut Sukadi, tim gabungan langsung melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban diduga hilang. Area pencarian diperluas hingga radius dua mil dari lokasi kejadian.
“Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban diduga hilang sampai radius dua mil,” ucapnya. Operasi SAR melibatkan BPBD PPU, Basarnas Balikpapan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dari sejumlah pos, serta dibantu 12 perahu milik warga setempat.
Dalam proses pencarian, tim menemukan satu unit senter kepala serta dua bagian organ dalam yang diduga berkaitan dengan korban. Temuan tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sukadi menambahkan, pencarian sementara dihentikan pada Rabu sore karena keterbatasan jarak pandang dan faktor keselamatan petugas. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran.
“Pencarian akan kami lanjutkan kembali pada Kamis mulai pukul 07.00 WITA dengan memperluas area penyisiran,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....