Gus Yahya Hadiri Harlah NU Bondowoso
- 02 Feb 2026 07:31 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menghadiri silaturahmi akbar dan doa bersama dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) di Bondowoso, Minggu, 1 Februari 2026 malam. Kegiatan yang digelar di Aula Graha NU, Kecamatan Bondowoso, tersebut diikuti ratusan pengurus NU hingga tingkat ranting serta badan otonom (banom) NU.
Gus Yahya hadir didampingi Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum konsolidasi organisasi NU di daerah.
Dalam sambutannya, Gus Yahya memaparkan hasil survei terkait perkembangan jumlah warga yang mengaku sebagai NU. Ia menyebutkan, pada 2005 sebuah lembaga survei mencatat warga Indonesia yang mengaku NU mencapai 27 persen, sementara pada Pemilu 1955 jumlah pemilih NU hanya sekitar 18 persen.
“Delapan belas tahun kemudian, tepatnya pada 2023, survei serupa menunjukkan angka orang yang mengaku NU meningkat drastis menjadi 56,9 persen,” ujar Yahya Cholil Staquf.
Ia mengaku mempertanyakan asal-usul peningkatan tersebut sekaligus bagaimana pemahaman mereka terhadap NU. Menurutnya, tanpa konsolidasi yang kuat, identitas NU berisiko larut di tengah masyarakat.
“Maka saya bertanya-tanya, orang-orang yang dari 2005 sampai 2023 mengaku NU ini berasal dari mana dan bagaimana anggapan mereka tentang NU,” ungkapnya.
Sebagai langkah penguatan organisasi, PBNU kini menyusun penjabaran detail aturan, prosedur, dan mekanisme organisasi agar manajemen berjalan lebih objektif. Selain itu, PBNU juga memperkuat kapasitas organisasi melalui pelatihan kader.
“Supaya kader-kader itu tahu, NU itu apa,” kata Yahya Cholil Staquf.
Ia menambahkan, PBNU telah membangun platform digital bernama Digdaya sebagai bagian dari transformasi digitalisasi organisasi NU.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni berpesan agar seluruh Nahdliyin semakin solid dan kompak, khususnya dalam momentum peringatan satu abad NU.
“Jamaah kita akan semakin kompak, dan hikmah kita semakin bermanfaat,” terang Amin Said Husni.
Ketua PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam mengajak seluruh pengurus untuk memanjatkan doa bersama, terlebih karena kegiatan tersebut bertepatan dengan momentum Nisfu Syakban.
“Doakan Indonesia. Indonesia ini biasanya ‘dirusak’ dari NU dulu sebagai fondasi. Maka, doakan NU semoga terus diberikan kekuatan oleh Allah SWT,” tutur Abdul Qodir Syam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....