Pemko Padang Modernisasi Smart Surau, Gunakan Facial Recognition

  • 16 Mar 2026 12:00 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang melakukan modernisasi tata kelola rumah ibadah melalui penguatan program Smart Surau. Program difokuskan pada digitalisasi pemantauan aktivitas ibadah sekaligus menciptakan kreatifitas bagi generasi muda.

Sebagai bagian dari inovasi tersebut, Pemko Padang akan menempatkan ribuan unit tablet di masjid dan musala di seluruh wilayah kota. Perangkat tersebut akan digunakan untuk mencatat kehadiran siswa dalam berbagai kegiatan keagamaan dengan teknologi pemindaian wajah atau facial recognition.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan sistem baru ini merupakan pengembangan dari metode sebelumnya yang masih menggunakan kartu fisik dan barcode. “Kita akan siapkan tablet di masjid-masjid dan musala. Jadi tinggal scan wajah saja lagi, lebih praktis dan modern,” ujarnya saat memberikan sambutan pada penyerahan santunan anak yatim sekaligus penutupan Pesantren Ramadan di Masjid Al-Munawwarah Siteba, Minggu 15 Maret 2026.

Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut bertujuan menghadirkan sistem pendataan yang lebih akurat dan terintegrasi. Nantinya, sistem ini juga dirancang dapat diakses oleh orang tua dan guru sehingga mereka bisa memantau aktivitas rohani anak-anak secara real-time.

Selain menghadirkan infrastruktur teknologi, Pemko Padang juga menyiapkan dukungan anggaran untuk menghidupkan peran remaja masjid. Pada tahun pertama, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp800 juta yang khusus ditujukan untuk program pemberdayaan generasi muda di masjid.

Berbeda dengan bantuan hibah konvensional, dana tersebut akan disalurkan melalui sistem kompetisi proposal. Remaja masjid didorong menyusun berbagai program kreatif, mulai dari pelatihan digitalisasi dan teknologi informasi, kegiatan mabit (menginap di masjid) dengan kurikulum modern, hingga program sosial kemasyarakatan berbasis lingkungan masjid.

“Kita lombakan. Mana yang paling kreatif dan serius, itu yang dipilih oleh bagian Kesra. Kita ingin remaja masjid memiliki tujuan dan dukungan dana yang jelas untuk mengeksekusi ide-ide mereka,” tambah Fadly.

Melalui langkah ini, Pemko Padang berharap masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter, kreativitas, dan pengembangan kapasitas generasi muda di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....