Ramadan, Bulan Istimewa Tempat Turunnya Al-Qur’an
- 11 Mar 2026 12:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan 12 bulan dalam satu tahun. Di antara bulan itu terdapat satu bulan yang disebut sayyidus syuhur. “Artinya adalah pemimpin para bulan atau pimpinan dari bulan-bulan lainnya,” ucap Ustazah Ulfa Hidayah.
Anggota Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) Samarinda itu menyampaikan penjelasan tersebut dalam Dialog Tauladan RRI Pro 2 Samarinda, dikutip pada Rabu, 11 Maret 2026. Ia menjelaskan alasan Ramadan menjadi bulan istimewa. “Di bulan Ramadan, Allah telah menurunkan kitab suci Al-Qur’an,” ucapnya.
Ia mengutip firman Allah dalam surah Al-Baqarah. Ayat itu berbunyi “syahru ramadanalladzi unzila fihil quran hudan linnas”. Artinya, Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Menurutnya, pedoman hidup memberikan arah yang jelas bagi manusia. Pedoman itu mengingatkan tujuan hidup setiap pribadi. “Kita dilahirkan untuk apa dan tujuan mana yang ingin kita tuju?” ucapnya.
Ia kembali menyampaikan firman Allah tentang tujuan penciptaan manusia. Ayat itu berbunyi “wama khalaqtul jinna wal insa illa liya’budun”. Artinya, jin dan manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah.
Dalam penjelasannya, ia mengibaratkan Al-Qur’an seperti peta atau aplikasi penunjuk arah. Setiap orang membutuhkan petunjuk ketika menuju tempat yang belum pernah didatangi. “Kira-kira apakah kita bisa selamat sampai tujuan? Sepertinya tidak mungkin, pasti akan tersesat,” katanya.
Oleh karena itu, ia mengajak umat muslim untuk berlomba-lomba membaca Al-Qur’an. Ramadan menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan kebaikan. Ia mengingatkan agar setiap muslim memanfaatkan bulan ini sebaik mungkin, ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....