Pengawasan Pasar Diperketat jelang Ramadan di Kaltim

  • 12 Feb 2026 11:21 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperketat pengawasan harga dan distribusi bahan pokok menjelang Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus mencegah lonjakan harga di tingkat konsumen.

Analis Perdagangan Ahli Pertama DPPKUKM Kaltim, Arie Priyono, mengatakan pengawasan telah dilakukan sejak awal tahun melalui koordinasi bersama Satgas Pangan dan pemerintah kabupaten/kota. Pemantauan menyasar pasar tradisional, ritel modern, hingga jalur distribusi.

“Pengawasan sudah kami lakukan setiap hari sejak awal tahun bersama stakeholder terkait agar harga tetap terkendali,” ucap Arie kepada rri.co.id, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menuturkan pengawasan tidak hanya fokus menjelang Ramadan, tetapi juga dilakukan hingga pasca-Idulfitri. Pemerintah ingin memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi praktik penimbunan.

Selain pengawasan, pemerintah juga menyiapkan langkah intervensi melalui program pasar murah dan pembentukan toko sigap di sejumlah daerah. Program tersebut diharapkan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Toko sigap dan pasar murah menjadi upaya intervensi ketika harga di pasar mengalami kenaikan signifikan,” kata Arie.

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci menjaga stabilitas harga. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga aparat pengawasan akan terus memperkuat koordinasi selama periode Ramadan.

Ia menambahkan masyarakat juga diimbau berperan aktif melaporkan apabila menemukan pelanggaran, seperti barang kedaluwarsa atau harga yang tidak wajar di pasaran.

“Jika masyarakat menemukan pelanggaran, silakan melapor ke dinas terkait agar bisa segera kami tindaklanjuti,” ucapnya.

Langkah pengawasan dan intervensi tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga stabil selama Ramadan hingga Idulfitri di Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....