Akademisi Soroti Tantangan Buleleng Jadi Tuan Rumah Porprov Bali 2027
- 18 Mei 2026 00:22 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Akademisi
- Soroti Tantangan Buleleng
- Tantangan Buleleng
- Buleleng Jadi Tuan Rumah
- Jadi Tuan Rumah
- Tuan Rumah Porprov
- Porprov Bali 2027
RRI.CO.ID, Singaraja - Kesiapan Kabupaten Buleleng menjadi tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII Tahun 2027 dinilai menghadapi sejumlah tantangan besar, mulai dari anggaran, infrastruktur, hingga peningkatan prestasi olahraga.
Akademisi dan praktisi olahraga, Fernanda Iragraha, saat ditemui pada Selasa, 12 Mei 2026 mengatakan, tantangan utama yang dihadapi Buleleng adalah kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi venue dan pembangunan sarana olahraga menjelang Porprov Bali 2027.
“KONI Kabupaten Buleleng sudah mengajukan kebutuhan anggaran sekitar Rp26 miliar untuk perbaikan venue dan sarana pendukung,” ujarnya.
Ia menilai Pemerintah Provinsi Bali perlu memberikan perhatian serius terhadap kesiapan Buleleng sebagai tuan rumah tunggal, terlebih setelah pandemi COVID-19 belum ada daerah yang berani menjadi penyelenggara penuh.
“Buleleng membutuhkan dukungan nyata, bukan hanya semangat. Bantuan keuangan khusus sangat diperlukan,” katanya.
Selain anggaran, tantangan lain adalah kesiapan infrastruktur olahraga. Beberapa venue disebut masih membutuhkan rehabilitasi, termasuk pembangunan fasilitas baru untuk mendukung pelaksanaan pertandingan.
Fernanda mencontohkan pembangunan papan panjat tebing dan sejumlah fasilitas pendukung lain yang mulai dirancang tahun ini.
“Tahun ini harus mulai ada realisasi pembangunan dan perbaikan venue secara bertahap,” ucapnya.
Di sisi lain, ia juga menyoroti bertambahnya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov Bali. Pada Porprov 2022 terdapat 41 cabang olahraga dengan 523 nomor pertandingan, sedangkan pada Porprov 2025 meningkat menjadi 48 cabang olahraga dengan 634 nomor pertandingan.
Kondisi itu dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi daerah untuk menyiapkan atlet, pelatih, hingga kebutuhan kontingen.
“Buleleng mengirim sekitar 911 personel pada Porprov 2025. Tantangannya sekarang bagaimana meningkatkan prestasi di tengah bertambahnya cabang olahraga,” ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut mendukung kesiapan Porprov Bali 2027, baik melalui dukungan moral, tenaga, maupun partisipasi aktif dalam menyukseskan event olahraga tersebut.
Fernanda optimistis Porprov Bali 2027 tidak hanya menjadi momentum kebangkitan olahraga Buleleng, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
“Porprov nanti bisa menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata dan kuliner Buleleng kepada ribuan tamu yang datang,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....