Pelatihan Pelatih Fisik Level 2 KONI Ditutup, Program Latihan Jadi Sorotan
- 21 Apr 2026 15:34 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pelatihan Pelatih Fisik Level 2 Nasional yang diselenggarakan KONI Buleleng bekerja sama dengan LP2O Lankor resmi ditutup pada Selasa 21 April 2026 sore. Pada sesi penutup, peserta difokuskan pada pemantapan penyusunan program latihan serta evaluasi guna meningkatkan kualitas pelatih di Kabupaten Buleleng.
Ketua Harian KONI Buleleng, I Putu Nova Anita Putra, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan olahraga daerah, tidak hanya dari sisi atlet, tetapi juga peningkatan kapasitas pelatih.
“Pelatihan seperti ini sangat penting, karena kami ingin bukan hanya atlet yang berkembang, tetapi pelatih juga memiliki wawasan serta mampu menyusun program latihan yang sistematis, periodik, dan terarah,” ujarnya.
Ia menambahkan, KONI Buleleng akan melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan materi yang diperoleh selama pelatihan benar-benar diterapkan di masing-masing cabang olahraga.
“Setelah pelatihan ini, kami akan terus memantau implementasi program latihan di lapangan,” ucapnya.
Sementara itu, pemateri pelatihan, Prof. Dr. Devi Tirtawirya, mengungkapkan masih ditemukan sejumlah kekeliruan dalam penyusunan program latihan oleh para pelatih, khususnya pada fase tapering.
“Sering kali pelatih memberikan porsi latihan yang tidak tepat pada fase tapering, bahkan ada jeda istirahat yang terlalu panjang, sehingga berisiko menurunkan performa biomotor atlet saat pertandingan,” ucapnya.
Menurutnya, pelatih harus mampu menyesuaikan intensitas dan volume latihan agar kondisi atlet tetap optimal saat memasuki fase kompetisi.
“Kami memberikan catatan dan masukan sebagai bahan evaluasi, namun keputusan tetap berada di tangan pelatih, karena mereka yang paling memahami kondisi atletnya,” katanya.
Salah satu peserta pelatihan, yang juga Sekretaris Perbakin Buleleng, Andre, mengaku materi yang diberikan sangat bermanfaat dan dapat langsung diterapkan dalam pembinaan atlet di cabang olahraga masing-masing.
“Program latihan yang disusun menjadi lebih terstruktur, mulai dari fase persiapan umum, khusus, pra kompetisi hingga kompetisi utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Perbakin Buleleng telah mulai melakukan persiapan menghadapi Porprov Bali 2027 dengan menggelar latihan rutin bagi atlet.
“Kami sudah melaksanakan latihan dua kali dalam seminggu. Kami optimistis pada Porprov nanti bisa meraih hasil yang lebih baik,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....