Intip Sejarah Peringatan Hari Jamu Nasional

  • 27 Mei 2026 09:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Setiap tahun pada tanggal 27 Mei diperingati sebagai Hari Jamu Nasional di Indonesia. Merujuk situs Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, peringatan ini bertujuan untuk mengangkat kembali eksistensi jamu di Indonesia.

Berdasarkan Perpustakaan Universitas Brawijaya, peringatan ini pertama kali dicanangkan pada 27 Mei 2008 oleh Presiden Susilio Bambang Yudhoyono. Hal itu bertujuan untuk menetapkan jamu sebagai kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa.

Seperti diketahui, Budaya Sehat Jamu resmi ditetapkan masuk dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO. Hal itu ditetapkan pada Rabu, 6 Desember 2023. Dengan masuknya Jamu ke dalam daftar itu, maka menambah deretan daftar Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO dari Indonesia.

Jamu terdiri dari dua kata yakni Jampu yag berarti doa atau obat dan Husada yang artinya Kesehatan. Sehingga Jamu berarti obat untuk meningkatkan Kesehatan.

Beragam jenis jamu yang ada di Indonesia mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya jamu kunyit asam untuk meringankan rasa sakit haid, menyegarkan tubuh dan mencegah sariawan. Sementara itu jamu beras kencur untuk menghilangkan pegal pada tubuh, meredakan batuk, menambah nafsu makan, dan melancarkan peredaran darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....