Empat Kapal Tradisional Terbakar di Labuan Bajo, Tidak Ada Korban Jiwa

  • 13 Feb 2026 12:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Empat kapal tradisional pengangkut penumpang (open deck) terbakar saat sedang tambat di area Dermaga Open Deck, Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat 13 Februari 2026, dini hari sekitar pukul 01.50 WITA. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menyampaikan, kebakaran pertama kali diketahui setelah petugas piket menerima informasi dari warga sekitar lokasi kejadian.

“Petugas jaga segera berkoordinasi dengan tim tanggap darurat dan menuju lokasi dengan membawa alat pemadam api ringan (APAR), pompa alkon, mobil tangki air, serta meminta bantuan hydrant dari KN. P Grantin dan APAR dari KP Ibis. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman,” kata Stephanus, Jumat 13 Februari 2026.

Ia juga menambahkan, respons cepat menjadi kunci dalam penanganan insiden tersebut. “Kami merespons dengan cepat sehingga api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari setengah jam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Stephanus mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah puntung rokok, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak terkait. Adapun kesiapan personel juga berperan penting dalam meminimalkan dampak kebakaran.

“Pelatihan pemadaman kebakaran serta penggunaan pompa dan APAR telah dilaksanakan dengan baik, sehingga api dapat segera dipadamkan. Hal ini mencegah timbulnya korban jiwa maupun bahaya yang lebih besar,” ucapnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.20 WITA dengan bantuan petugas gabungan dan warga setempat. Setelah dipastikan tidak ada potensi api lanjutan, keempat kapal dipindahkan ke lokasi yang lebih aman agar tidak mengganggu alur keluar-masuk kapal di dermaga.

Diketahui, kapal yang terdampak dalam kejadian tersebut meliputi, KM Hafidzah (GT 5), KM Pokemon 01 (GT 6), KM Pokemon 02 (GT 3), serta KM Phokemon 03 (GT 5). Keempat kapal merupakan kapal tradisional pengangkut penumpang tipe open deck dan dalam kondisi tidak beroperasi saat kejadian, melainkan sedang parkir di dermaga.

Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat korban jiwa maupun pencemaran akibat insiden tersebut. Namun, kerugian material cukup signifikan, dengan tiga kapal mengalami kerusakan pada bagian geladak dan atap, sementara satu kapal mengalami kerusakan sebagian pada dinding samping.

Penanganan kejadian melibatkan unsur KSOP, Basarnas, Polairud, Lanal Labuan Bajo, Dinas Pemadam Kebakaran, awak kapal, pemilik kapal, serta masyarakat sekitar. Sejumlah armada turut dikerahkan, antara lain satu unit RBB KSOP Kelas III Labuan Bajo, satu unit RIB KN.P Grantin P-211, satu unit RIB KP Ibis, satu unit mobil tangki air KSOP, serta dua unit mobil pemadam kebakaran.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Saat ini kapal-kapal yang terdampak telah diamankan di area yang tidak mengganggu aktivitas pelabuhan. KSOP terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....