Cek Kesehatan Gratis Kini Bisa Diakses Setahun Sekali

  • 17 Jul 2026 16:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diharapkan menjadi langkah preventif untuk mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Hal tersebut mengemuka dalam dialog Indonesia Sehat yang disiarkan Pro 1 RRI Padang, Jumat, 17 Juli 2026, mengangkat tema "Manfaat Cek Kesehatan Gratis, Cegah Penyakit Sejak Dini." Dialog menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Dessy M. Siddik, serta Pengamat Kesehatan Universitas Andalas, Dr. dr. Noza Hilbertina, M.Biomed., Sp.PA Subsp D.H.B (K).

Dalam kesempatan tersebut, dr. Dessy menjelaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis telah berjalan sejak Februari 2025. Awalnya program ini dikenal masyarakat sebagai layanan yang diberikan bertepatan dengan hari ulang tahun, namun kini cakupannya telah diperluas.

"Jadi, cek kesehatan gratis ini sudah ada dari Februari 2025 kemarin, yang memang awalnya terkenal dengan kado ulang tahun dari Pak Menteri Kesehatan. Tetapi berjalannya waktu di akhir pertengahan 2025 sampai sekarang itu tidak saja saat ulang tahun. Jadi, diharapkan semua masyarakat melakukan cek kesehatannya secara berkala sekali dalam setahun," ujar dr. Dessy.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit. Melalui pemeriksaan rutin, berbagai faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah, kolesterol, hingga gangguan kesehatan lainnya dapat diketahui lebih awal sehingga peluang keberhasilan penanganan menjadi lebih besar.

Senada dengan itu, Pengamat Kesehatan Universitas Andalas, Dr. dr. Noza Hilbertina, menilai bahwa paradigma masyarakat terhadap layanan kesehatan perlu terus diubah. Fasilitas kesehatan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat berobat ketika sakit, tetapi juga sebagai tempat menjaga kesehatan.

"Stigma ke layanan kesehatan itu sendiri sekarang sudah bergeser bahwa bukan untuk tempat berobat lagi, tapi untuk memeriksakan diri, untuk mencegah sakit. Stigma itu yang harus kita komunikasikan makin intens oleh pemerintah kepada masyarakat," jelasnya.

Menurut Dr. Noza, perubahan pola pikir tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun budaya hidup sehat. Masyarakat yang terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala akan lebih mudah mengenali faktor risiko penyakit dan mengambil langkah pencegahan sedini mungkin.

Program Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan yang menitikberatkan pada aspek promotif dan preventif. Pendekatan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi beban penyakit tidak menular yang terus meningkat, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan kanker.

Melalui pemanfaatan layanan pemeriksaan kesehatan secara rutin, masyarakat diharapkan tidak lagi menunggu munculnya keluhan sebelum datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan berkala setidaknya satu kali dalam setahun dapat menjadi investasi penting untuk menjaga kualitas hidup sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....