Kusta Masih Jadi Tantangan Kesehatan di Indonesia, Ini Cara Pencegahannya
- 12 Jul 2026 10:21 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini terutama menyerang kulit dan saraf tepi, serta bukan merupakan penyakit akibat kutukan maupun faktor keturunan seperti anggapan yang masih berkembang di sebagian masyarakat.
Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam pengendalian kusta. Melansir dari @bakohumasofficial, berdasarkan data tahun 2025, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam temuan kasus baru kusta, dengan penyebaran kasus yang hampir merata di berbagai wilayah di Tanah Air.
Sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 16.292 kasus baru kusta ditemukan di Indonesia. Angka tersebut menjadi jumlah temuan kasus tertinggi dalam empat tahun terakhir sehingga diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan deteksi dini, pengobatan, dan edukasi kepada masyarakat.
Meski hingga saat ini belum tersedia vaksin khusus untuk mencegah kusta, risiko penularannya dapat ditekan melalui beberapa langkah pencegahan. Salah satunya adalah imunisasi BCG yang diketahui dapat membantu menurunkan risiko infeksi bakteri Mycobacterium, termasuk penyebab tuberkulosis dan kusta.
| Baca juga: Manfaat Rimbang untuk Kesehatan Tubuh |
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, serta rutin berolahraga untuk memperkuat daya tahan tubuh. Apabila menemukan seseorang yang diduga menderita kusta, masyarakat diimbau segera mengajaknya memeriksakan diri ke puskesmas agar memperoleh pengobatan sedini mungkin.
Masih kuatnya stigma terhadap penyandang kusta menjadi tantangan lain dalam penanggulangan penyakit ini. Kurangnya pemahaman mengenai cara penularan membuat sebagian masyarakat menganggap kusta sebagai penyakit kutukan yang tidak dapat disembuhkan, sehingga penderita kerap mengalami pengucilan, kehilangan rasa percaya diri, bahkan enggan berobat.
Untuk itu hentikan penyebaran mitos tentang kusta dan mulailah menyebarkan informasi medis yang benar.selain itu dukungan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting agar penyandang kusta berani menjalani pengobatan hingga tuntas, sekaligus memutus rantai stigma yang masih melekat di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....