Penggunaan Berulang Kemasan Thinwall Berpotensi Mengurangi Keamanan Pangan

  • 12 Jul 2026 10:16 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai - Kemasan thinwall berbahan dasar polypropylene (PP) kini semakin banyak digunakan oleh produsen makanan olahan siap saji karena dinilai praktis dan ekonomis. Kemasan ini memiliki karakteristik ringan, transparan, tahan terhadap suhu rendah hingga sekitar -18 derajat Celsius, serta mampu menahan panas hingga 140 derajat Celsius, sehingga kerap digunakan untuk makanan yang dipanaskan di microwave.

Meski memiliki sejumlah keunggulan, kemasan thinwall pada dasarnya dirancang sebagai kemasan sekali pakai Artinya, kemasan tersebut tidak diperuntukkan untuk digunakan berulang kali, terutama setelah melalui proses pemanasan maupun pencucian berulang.

Penggunaan berulang dapat menyebabkan kemasan lebih sering terpapar panas serta mengalami pencucian menggunakan deterjen dan sikat. Kondisi ini dapat mempercepat penurunan kualitas material plastik dan meningkatkan risiko terjadinya perubahan pada struktur kemasan.

Melansir dari @wasprodpangan.bpom, salah satu dampak yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya potensi migrasi bahan kimia dari kemasan ke dalam makanan. Pemanasan berulang dan proses pencucian dapat memicu pelepasan oligomer penyusun plastik maupun zat aditif yang digunakan selama proses pembuatan kemasan thinwall.

Selain meningkatkan migrasi bahan kimia, penggunaan berulang juga dapat mengurangi kekuatan kemasan. Munculnya deformasi, perubahan bentuk, hingga retakan-retakan mikro membuat kemasan tidak lagi mampu menjaga kualitas dan keamanan makanan secara optimal seperti saat pertama kali digunakan.

Sejumlah jurnal ilmiah yang mengulas keamanan kemasan pangan menyebutkan bahwa migrasi bahan kimia maupun mikroplastik dari kemasan plastik dapat berkorelasi dengan berbagai risiko kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi gangguan metabolisme tubuh, kerusakan genetik pada sel, hingga peningkatan risiko penyakit tertentu.

Untuk mengurangi risiko tersebut, kita disarankan menggunakan wadah berbahan kaca atau stainless steel apabila membutuhkan wadah yang dapat dipakai berulang kali. Selain itu, pilih wadah penyimpanan makanan yang memang dirancang untuk penggunaan berulang, hindari memanaskan makanan di dalam kemasan sekali pakai, serta selalu periksa simbol food grade dan petunjuk penggunaan pada kemasan agar keamanan pangan tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....