Serabut Merah Muda Kelapa Wulung: Isotonik Alami Kaya Manfaat

  • 06 Jul 2026 08:48 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Kelapa Wulung, yang juga dikenal sebagai Degan Wulung atau kelapa serat merah muda, merupakan salah satu varietas kelapa lokal yang cukup langka di Indonesia. Varietas ini banyak dikenal masyarakat di Pulau Jawa dan memiliki ciri khas pada warna serat sabut bagian dalam yang berwarna merah muda hingga kemerahan.

Secara tampilan, buah Kelapa Wulung muda tidak jauh berbeda dengan kelapa hijau pada umumnya. Kulit luarnya berwarna hijau kusam, sehingga sulit dibedakan tanpa membuka sabutnya. Keunikan baru terlihat setelah sabut dikupas, yakni serat bagian dalam yang berwarna merah muda atau pink, berbeda dengan kelapa biasa yang memiliki serat berwarna putih hingga krem.

Selain itu, ukuran buah Kelapa Wulung umumnya lebih kecil dibandingkan kelapa biasa. Pohonnya termasuk tipe genjah yang relatif cepat berbuah, berukuran lebih pendek, dan mampu menghasilkan puluhan buah dalam satu tandan pada kondisi budidaya yang baik.

Dalam klasifikasi botani, Kelapa Wulung tetap termasuk spesies Cocos nucifera, namun lebih dikenal sebagai varietas atau plasma nutfah lokal yang memiliki karakteristik khas, bukan kultivar ilmiah yang telah distandardisasi secara internasional.

Di kalangan masyarakat, Kelapa Wulung telah lama dimanfaatkan sebagai minuman penyegar. Air kelapa dan daging buah mudanya dipercaya memiliki berbagai khasiat kesehatan. Secara tradisional, air Kelapa Wulung sering dikonsumsi untuk membantu meredakan panas dalam, menurunkan demam, serta dipercaya dapat membantu mengatasi gejala keracunan makanan atau minuman.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa air kelapa mengandung elektrolit alami, vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Meski demikian, berbagai klaim mengenai khasiat pengobatan khusus Kelapa Wulung masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut sehingga belum dapat dijadikan sebagai terapi medis yang terbukti secara klinis.

Keunikan warna serat sabut serta kelangkaannya menjadikan Kelapa Wulung memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan kelapa biasa. Selain dikonsumsi sebagai buah muda, varietas ini juga banyak dicari sebagai bibit oleh kolektor tanaman maupun pelaku budidaya yang ingin melestarikan plasma nutfah kelapa lokal Indonesia. (RRI/Dewa Arta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....