Dokter Ungkap Tren Penyakit Jantung Serang Anak Muda
- 25 Jun 2026 15:31 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Penyakit jantung yang selama ini identik dengan kelompok usia lanjut kini mulai banyak ditemukan pada usia yang lebih muda. Kondisi tersebut menjadi perhatian tenaga kesehatan karena semakin banyak masyarakat berusia produktif yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan jantung.
Dokter Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Th. Djaman Sanggau, dr. Made Kris Budiman, mengatakan tren terbaru menunjukkan adanya peningkatan kasus penyakit jantung pada kelompok usia di bawah 40 tahun. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang semakin banyak ditemukan pada kalangan anak muda.
"Saat ini kami melihat adanya tren meningkatnya pasien dengan indikasi penyakit jantung pada usia yang lebih muda, bahkan di bawah 40 tahun. Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena penyakit jantung tidak lagi hanya menyerang kelompok usia lanjut," kata dr. Made Kris Budiman dalam Podcast RRI Sanggau, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, pola hidup yang kurang sehat menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit jantung pada usia muda. Kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi lemak dan gula, serta stres berkepanjangan dapat mempercepat munculnya gangguan pada sistem kardiovaskular.
"Sebagian besar faktor risiko sebenarnya dapat dicegah. Namun, banyak anak muda yang belum menyadari pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini sehingga baru memeriksakan diri ketika gejala sudah mulai muncul," ujarnya.
Dokter Made menjelaskan bahwa beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain nyeri dada, sesak napas, mudah lelah saat beraktivitas, jantung berdebar tidak normal, hingga riwayat tekanan darah tinggi. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai penting untuk mendeteksi faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.
Ia menambahkan bahwa masyarakat usia produktif tidak perlu menunggu munculnya keluhan berat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Deteksi dini dan perubahan gaya hidup menjadi langkah penting dalam menurunkan risiko penyakit jantung di masa depan.
Made berharap masyarakat, khususnya generasi muda, mulai menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menghindari rokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan jantung, angka penyakit jantung pada usia muda diharapkan dapat ditekan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....