Rekomendasi Probiotik Alami yang Mudah Dibuat Dirumah
- 05 Apr 2026 14:00 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Probiotik alami adalah mikroorganisme baik yang terbentuk melalui proses fermentasi makanan, sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Membuat probiotik sendiri di rumah cukup mudah dan hanya memerlukan bahan-bahan sederhana.
Berikut adalah beberapa probiotik alami yang mudah dibuat dirumah melansir dari berbagai sumber :
1. Acar Fermentasi (Mentimun/Wortel)
Fermentasi sayuran adalah cara termudah. Gunakan garam laut tanpa yodium agar bakteri baik dapat tumbuh.
Cara buat: Potong mentimun, masukkan ke toples kaca, tambahkan air dan garam laut (1 sdt per 500ml), pastikan semua terendam. Simpan di tempat sejuk selama 7-10 hari.
2. Tepache (Minuman Fermentasi Kulit Nanas)
Tepache adalah minuman probiotik khas Meksiko yang menyegarkan.
Cara buat: Bersihkan kulit nanas, masukkan ke wadah, tambahkan gula merah/aren dan air. Diamkan selama 2-3 hari hingga berbuih, lalu saring dan minum.
3. Yoghurt Rumahan
Yoghurt adalah sumber probiotik yang kaya nutrisi.
Cara buat: Panaskan susu, biarkan agak dingin, campurkan dengan bibit yoghurt (yogurt plain yang dijual di pasaran), lalu inkubasi (simpan di tempat hangat) selama 8-12 jam.
| Baca juga: Sarapan tinggi protein, Ini Rekomendasinya |
4. Kombucha
Teh fermentasi yang kaya bakteri baik dan ragi.
Cara buat: Memerlukan SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) dan teh manis. Fermentasi teh manis dengan SCOBY selama 7-14 hari.
5. Tempe
Tempe adalah probiotik asli Indonesia yang paling mudah didapatkan.
Cara buat: Kacang kedelai direbus, dikupas, dan dicampur ragi tempe, lalu didiamkan dalam suhu ruang selama 1-2 hari hingga berjamur putih.
6. Kimchi
Sayuran fermentasi khas Korea, biasanya menggunakan sawi putih dan bubuk cabai.
Cara buat: Sawi dilumuri garam, dicuci, dicampur dengan bumbu pasta (cabe, bawang, jahe), lalu difermentasi 2-5 hari dalam toples rapat.
Tips Membuat Probiotik Dirumah :
Gunakan Wadah Kaca: Hindari wadah plastik karena bisa bereaksi dengan asam hasil fermentasi.
Garam Non-Yodium: Gunakan garam laut atau garam krosok, bukan garam meja biasa.
Kebersihan: Pastikan semua alat dicuci bersih agar fermentasi berhasil.
Penyimpanan: Setelah fermentasi selesai, simpan di kulkas agar awet
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....