Tips Aman Menyimpan Sisa Makanan Lebaran di Freezer

  • 28 Mar 2026 07:32 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Usai Lebaran, mengolah kembali sisa makanan menjadi sangat penting agar nilai gizi tetap terjaga dan tubuh tetap sehat setelah sebulan berpuasa. Meskipun hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan sayur bersantan sangat menggoda untuk dikonsumsi berulang kali, pemanasan ulang yang dilakukan terlalu sering tidak hanya dapat menurunkan kualitas gizi, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Mikael Kurniawan, Tenaga Promosi Kesehatan dan Perilaku Puskesmas Entikong dalam dialog Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 28 Maret 2026. Menurutnya proses pengawetan makanan, selain pemanasan, pendinginan juga memegang peranan penting agar kualitas gizi tetap terjaga dan risiko kesehatan dapat diminimalkan agar kesegaran hidangan, terutama sisa makanan yang ingin disimpan untuk dikonsumsi kembali.

"Karna proses dalam pengawetan makanan ini kan tidak hanya ada proses pemanasan saja, tetapi juga ada yang namanya proses pendidingan. Biasanya kan selain orang itu memanaskan makanan biasa juga makanan itu juga disimpan di dalam kulkas disimpan di daalam freezer dan ini juga yang harus kita perhatikan," kata Mikael.

Mikael menjelaskan penyimpanan makanan di dalam kulkas terutama pada bagian freezer, memiliki batas waktu tertent, Makanan bersantan umumnya hanya dapat bertahan satu hingga dua hari, sementara daging tanpa santan disarankan disimpan maksimal tiga hingga empat hari. Untuk penyimpanan jangka panjang, sebaiknya makanan disimpan di dalam freezer agar tetap aman dan kualitasnya terjaga dengan teknik - teknik khusus.

"Penyimpanan di dalam kulkas khususnya itu di dalam frezeernya, makanan yang bersantan itu umumnya hanya dapat bertahan satu sampai dua hari sedangkan untuk daging tanpa santan itu disarankan hanya tiga sampai empat hari saja, kemudian kalo misalnya maknan itu ingin disimpan dalam waktu yang lama sebaiknya disimpan di dalam freezer," ujarnya

Ia menambahkan bahwa teknik penyimpanan dalam lemari es juga memerlukan perhatian khusus, yakni dengan membagi makanan menjadi beberapa bagian sesuai jenis dan ukuran porsi. Hal ini tidak hanya memudahkan pengambilan saat akan dikonsumsi, tetapi juga membantu menjaga kualitas gizi serta mencegah kontaminasi silang antar-makanan sehingga pengawetan dapat terjaga dari pada menjadikan nya satu wadah penuh.

"Yang di sarankan adalah disimpan di dalam wadah atau tempat yang kecil - kecil yang kemudian di masukan kedalam freezer dan untuk jenis makanan yang disimpan di dalam freezer ini masih bisa di makan sampai dengan tujuh hari, " uncap Mikael.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....