Menjaga Serat Makanan saat Berlebaran
- 21 Mar 2026 10:17 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Perayaan Lebaran identik dengan hidangan tinggi lemak dan santan yang sering kali rendah serat, seperti opor ayam, rendang, dan berbagai kue manis. Kondisi ini membuat asupan serat harian cenderung menurun, padahal serat sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan setelah sebulan berpuasa.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kebutuhan serat orang dewasa berkisar 25–30 gram per hari untuk menjaga fungsi pencernaan tetap optimal. Namun pada momen Lebaran, konsumsi serat sering kali jauh di bawah angka tersebut karena dominasi makanan olahan dan tinggi lemak.
Salah satu cara menjaga asupan serat adalah dengan menambahkan sayuran dalam setiap hidangan utama. Menu seperti lalapan, sayur bening, atau tumis sayur dapat menjadi pelengkap yang membantu memenuhi kebutuhan serat harian.
Selain sayur, buah-buahan juga dapat menjadi pilihan camilan sehat saat Lebaran. Buah seperti apel, pepaya, dan pisang mengandung serat alami yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan menjaga keseimbangan nutrisi tubuh.
Mengganti sebagian makanan berbahan tepung olahan dengan sumber karbohidrat yang lebih tinggi serat juga dapat menjadi alternatif. Misalnya memilih nasi merah atau roti gandum yang memiliki kandungan serat lebih tinggi dibandingkan nasi putih atau tepung halus.
Menurut World Health Organization, asupan serat yang cukup dapat membantu menurunkan risiko gangguan pencernaan dan penyakit metabolik. Hal ini menjadi penting terutama saat pola makan berubah drastis seperti pada momen Lebaran.
Dengan menjaga asupan serat selama Lebaran, masyarakat dapat tetap menikmati hidangan khas tanpa mengorbankan kesehatan. Keseimbangan antara makanan berserat dan hidangan berlemak menjadi kunci agar tubuh tetap nyaman dan sehat selama merayakan hari raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....