Mengenal Doomscrolling dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental
- 11 Mar 2026 16:59 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Doomscrolling dapat memicu dan meperburuk kecemasan, stres atau depresi yang dipicu oleh kecenderungan untuk terus melihat berita buruk. Pernahkah anda tanpa sadar terus menggulir layar ponsel hingga larut malam untuk membaca berita buruk atau informasi negatif di media sosial?
Kebiasaan ini dikenal dengan istilah doomscrolling, aktifitas terus menerus mengonsumsi konten yang membuat cemas, takut dan sedih. Fenomena ini semakin terjadi di era digital, terutama saat situasi dunia terasa tidak pasti.
Meski terlihat sepele, doomscrolling dapat mempengaruhi kesehatan mental, menyebabkan stres, gangguan tidur, hingga perasaan kewalahan terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar kita.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda dan dampaknya agar Anda dapat mengendalikan kebiasaan ini sebelum mempengaruhi kesejahteraan diri.
Apa itu Doomscrolling ?
Seperti dilansir pada halodoc.com, bahwa Doomscrolling adalah tindakan menggulir atau menjelajahi media sosial atau sumber berita lannya, mencari berita buruk, bahkan jika itu membuat seseorang merasa sedih atau khawatir. Doomscrolling sering kali menjadi cara seseorang mencoba untuk tetap mendapatkan informasi tentang peristiwa terkini, tetapi malah terjebak dalam siklus negatif. Namun faktanya terus menerus terpapar berita negatif dapat meningkatkan tingkat stres dan kecemasan.
Penyebab Doomscrolling
Mengapa seseorang melakukan Doomscrolling ? Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan perilaku ini :
* Kecemasan dan ketidakpastian
Ketika dunia terasa kacau dan tidak pasti, orang merasa perlu untuk terus menerus memantau berita dengan harapan mendapatkan rasa kontrol atau pemahaman.
* Kebiasaan
Doomscrolling dapat menjadi kebiasaan karena algoritma media sosial dirancang untuk membuat pengguna tetap terlibat. Berita negatif seringkali lebih menarik perhatian daripada berita positif.
* Rasa ingin tahu
Beberapa orang mungkin merasa tertarik mpada berita buruk karena rasa ingin tahu atau keinginan untuk memahami apa yang terjadi di dunia.
Gejala doomscroling yang perlu diwaspadai
Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin timbul akibat doomscrolling :
* Merasa cemas atau tegang setelah membaca berita.
* Sulit tidur atau merasa gelisah di malam hari.
* Merasa sedih, putus asa atau tidak berdaya.
* Sulit berkonsentrasi atau fokus pada tugas-tugas.
* Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membaca berita, bahkan jika itu membuat merasa buruk.
Jika mengalami gejala-gejala ini, penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan berita negatif dan mencari dukungan jika diperlukan.
Efek Doomscrolling dapat sangat mempengaruhi kesehatan mental. Beberapa efek dari terus melakukan kebiasaan ini di antaranya :
* Menguatkan pikiran dan perasaan negatif
Ketika Anda merasa tertekan atau cemas, ada kecenderungan untuk mencari berita dan informasi untuk mengonfirmasi perasaan tersebut. Ini adalah siklus berbahaya yang membuat Anda merasa rendah diri.
* Memperparah masalah kesehatan mental
Doomscrolling juga membuat kondisi kesehatan mental yang telah ada menjadi lebih buruk. Jika Anda mengalami depresi atau gangguan kecemasan, atau rentan terhadap kondisi ini, kebiasaan tersebut dapat memicu episode atau memperburuk gejala.
* Meningkatkan kecemasan dan kepanikan
Menggulir berita negatif mengarah pada perenungan, kebiasaan buruk yang memperburuk depresi. Kebiasaan ini juga membuat Anda merasa panik, dan bahkan bisa memicu serangan balik.
* Mengganggu tidur
Banyak orang cenderung menelusuri akun media sosial mereka sebelum tidur, yang justru dapat meningkatkan kecemasan dan membuat tidurmenjadi tidak berkualitas. Dampaknya tentu meningkatkan stres dan masalah kesehatan mental lainnya.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk memulihkan kesehatan mental dari efek negatif doomscrolling.
* Tetapkan batasan dan waktu
Tetapkan batas waktu untuk penggunaan media sosial dan situs berita apapun. Anda dapat tetap mendapat informasi dan terhubung dengan teman, tetapi lakukan dengan batasan. Selain itu, tetapkan pula waktu dalam menggunakan situs-situs ini.
* Jauhkan ponsel sebelum tidur
Simpan ponsel di ruangan lain, atau jika membutuhkannya, untuk alasan keamanan, simpan di sisi lain ruangan sehingga Anda tidak bisa mengambil begitu saja. Alih-alih mengambil ponsel, Anda bisa membaca buku sebelum tidur.
* Fokus pada hal yang positif
Misalnya, gunakan media sosial untuk menjangkau dan tetap terhubung dengan orang-orang yang tidak Anda lihat secara langsung. Blokir siapapun yang unggahannya membuat kesal atau cemas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....