Menua dengan Sehat, Langkah Menjaga Kualitas Hidup Lansia

  • 06 Jun 2026 21:56 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Kesehatan lanjut usia (lansia) menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang memasuki usia senja. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa kesehatan lansia merupakan proses berkelanjutan untuk mengoptimalkan kemampuan dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan fisik maupun mental, menjaga kemandirian, serta meningkatkan kualitas hidup guna mencapai kondisi penuaan yang sehat.

Mengutip informasi dari kemkes.go.id lansia sehat adalah lansia yang berdaya dan mampu menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan fisik, mental, sosial, finansial, spiritual, serta lingkungan sosial di sekitarnya.

Upaya kesehatan bagi lanjut usia dilakukan sejak seseorang memasuki usia 60 tahun. Program tersebut bertujuan agar lansia tetap hidup sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik sesuai dengan martabat kemanusiaan. Berbagai upaya yang dilakukan meliputi menjaga kebersihan diri, mengonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, mempertahankan kehidupan sosial yang aktif, memiliki kesempatan untuk tetap berkarya, serta hidup di lingkungan yang ramah lansia.

Selain itu, imunisasi dan deteksi dini melalui berbagai pemeriksaan kesehatan atau skrining juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan lansia. Upaya rehabilitatif diberikan sebagai kelanjutan dari pelayanan kuratif, seperti fisioterapi, psikoterapi, dan pemberian obat-obatan untuk membantu proses pemulihan kesehatan.

Sementara itu, pelayanan paliatif juga diberikan kepada lansia yang mengalami kondisi kesehatan tertentu guna mengurangi keluhan yang dirasakan sehingga mereka dapat menjalani akhir kehidupan dengan lebih nyaman dan bermartabat.

Kesehatan fisik dan mental menjadi faktor utama yang perlu mendapat perhatian pada usia lanjut. Lansia dianjurkan menjaga pola makan sehat dan seimbang serta mempertahankan berat badan ideal. Aktivitas fisik secara teratur, seperti berjalan kaki atau olahraga ringan, juga penting untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru, otot, dan tulang.

Risiko penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, lansia perlu menghindari berbagai faktor risiko, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan pola makan yang tidak sehat.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dalam perawatan lansia. Pemeriksaan kesehatan mata, gigi, dan telinga, serta pemantauan kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan penanganan medis, dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.

Di sisi lain, kesehatan mental tidak kalah penting untuk diperhatikan. Lansia perlu mengenali tanda-tanda depresi dan mendapatkan dukungan dari keluarga maupun lingkungan sekitar apabila diperlukan. Kondisi fisik dan mental yang baik diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperpanjang harapan hidup seseorang.

Pentingnya perawatan jangka panjang bagi lansia yang membutuhkan pendampingan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari akibat keterbatasan fisik, mental, atau intelektual.

Peran keluarga menjadi kunci dalam mendukung kesehatan lansia, mulai dari menjaga kebugaran, memenuhi kebutuhan gizi seimbang, melakukan pemantauan kesehatan secara berkala, hingga mendukung aktivitas sosial dan produktivitas mereka. Pendampingan keluarga juga sangat diperlukan bagi lansia yang memerlukan layanan perawatan jangka panjang.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, melakukan pencegahan penyakit, serta mendapatkan perawatan yang tepat, lansia diharapkan dapat menikmati masa tua yang sehat, mandiri, dan berkualitas. (Sumber:kemkes.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....