Gangguan Kesehatan Mental Semakin Meningkat pada Anak Muda
- 12 Jun 2026 15:44 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Gangguan kesehatan mental kini semakin banyak dibahas karena kasusnya terus meningkat, terutama pada kalangan usia muda. Perubahan gaya hidup, tekanan sosial, masalah ekonomi, hingga sulit beradaptasi dengan perubahan menjadi faktor yang dapat memicu gangguan mental.
Dirangkum dari ayosehat.kemkes.go.id, meski tidak selalu menyebabkan kematian secara langsung, gangguan kesehatan mental dapat memengaruhi kualitas hidup penderita, hubungan sosial, pendidikan, hingga pekerjaan jika tidak ditangani dengan baik. Beberapa gangguan mental yang paling sering ditemukan antara lain gangguan kecemasan, depresi, psikosis, skizofrenia, dan bipolar. Gangguan kecemasan ditandai rasa khawatir berlebihan, sulit tidur, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi.
Sementara depresi biasanya ditandai suasana hati yang terus murung, kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari, gangguan tidur, perubahan nafsu makan, hingga muncul pikiran menyakiti diri sendiri.
Gangguan psikosis dan skizofrenia dapat menyebabkan penderitanya sulit membedakan realita, mengalami halusinasi, bicara tidak teratur, hingga menarik diri dari lingkungan sosial. Sedangkan gangguan bipolar ditandai perubahan suasana hati yang sangat drastis antara fase sangat bersemangat dan sangat sedih.
Menurut WHO, faktor penyebab gangguan kesehatan mental dapat berasal dari genetika, tekanan ekonomi, kekerasan fisik maupun seksual, serta lingkungan sosial yang buruk dan penuh diskriminasi.
Untuk mencegah gangguan kesehatan mental, masyarakat dianjurkan menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, cukup istirahat, membangun hubungan sosial yang positif, serta belajar mengelola stres dengan baik.
Jika gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, masyarakat disarankan segera mencari bantuan profesional melalui psikolog atau psikiater. Penanganan dapat dilakukan melalui psikoterapi, pemberian obat sesuai anjuran dokter, hingga dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
Para ahli menegaskan bahwa gangguan kesehatan mental bukan aib dan dapat ditangani dengan pengobatan serta dukungan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....