Warga Diminta Waspadai Gejala DBD di Natuna
- 16 Feb 2026 13:42 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala demam berdarah dengue (DBD), terutama pada musim hujan ketika populasi nyamuk Aedes aegypti cenderung meningkat.
Menurut buku Dengue: Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control yang diterbitkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), gejala awal DBD meliputi demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, serta munculnya bintik merah pada kulit.
Kepala Dinas Kesehatan Natuna, melalui keterangan resminya, menyatakan bahwa masyarakat harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam lebih dari dua hari disertai tanda perdarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah.
Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa kasus DBD cenderung meningkat pada periode tertentu akibat genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Oleh karena itu, gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang, terus digencarkan.
Dokter umum RSUD Natuna, dr. Riko Pratama, menjelaskan bahwa keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi. “Fase kritis biasanya terjadi saat demam mulai turun, sehingga pasien tetap perlu dipantau,” ujarnya.
Penelitian dalam jurnal The Lancet Infectious Diseases menyebutkan deteksi dini dan penanganan suportif yang tepat dapat menurunkan angka kematian akibat DBD secara signifikan.
Pemerintah daerah mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan segera melaporkan jika terdapat kasus suspek DBD di sekitar tempat tinggal untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....