Mengawasi Penggunaan Media Sosial Kunci Cegah Risiko di Ruang Digital pada Anak
- 13 Jul 2026 11:13 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Kemajuan teknologi di berbagai bidang saat ini tidak bisa dibendung lagi. Tidak hanya menyasar orang dewasa, kemajuan teknologi di era digital juga menyentuh kalangan anak-anak.
Jika di lihat, hampir semua anak mampu menggunakan gawai atau bahkan mengakses media sosial yang jika tidak bijak digunakan akan membawa dampak negatif pada mereka. Pengawasan orang tua terhadap penggunaan media sosial oleh anak menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat.
Berbagai lembaga, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), serta UNICEF, menekankan bahwa media sosial memiliki manfaat sebagai sarana belajar, berkomunikasi, dan berkreasi apabila digunakan secara bijak. Namun, tanpa pengawasan yang memadai, anak berisiko terpapar konten yang tidak sesuai usia, perundungan siber, penipuan daring, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Para pakar perlindungan anak menyarankan orang tua membangun komunikasi yang terbuka dengan anak mengenai aktivitas mereka di media sosial. Pendekatan yang mengedepankan dialog dinilai lebih efektif dibandingkan pengawasan yang terlalu ketat, sehingga anak tetap merasa nyaman untuk bercerita apabila menghadapi masalah di dunia digital.
Selain itu, orang tua juga dianjurkan mengenal platform media sosial yang digunakan anak, memahami fitur keamanan yang tersedia, serta mengaktifkan pengaturan privasi untuk membatasi akses dari pihak yang tidak dikenal. Langkah ini dapat membantu meminimalkan potensi ancaman terhadap keamanan dan keselamatan anak saat beraktivitas secara daring.
Pemerintah bersama berbagai lembaga pendidikan terus menggalakkan program literasi digital guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan internet yang aman dan bertanggung jawab. Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga etika berkomunikasi, melindungi informasi pribadi, serta mengenali berbagai bentuk kejahatan siber yang dapat menyasar anak-anak.
UNICEF juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk memperoleh perlindungan di ruang digital sebagaimana di lingkungan nyata. Oleh karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, penyedia platform digital, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi generasi muda.
Dengan pendampingan yang konsisten, komunikasi yang baik, serta peningkatan literasi digital, anak dapat memanfaatkan media sosial secara positif untuk mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, dan membangun relasi sosial yang sehat. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi berbagai risiko di ruang digital sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di era transformasi digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....