Alasan mengapa Menu Kacang dilarang Keras bagi Para Astronot
- 12 Jun 2026 15:38 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dunia penjelajahan luar angkasa selalu memiliki regulasi yang sangat ketat demi menjaga keselamatan jiwa para astronot udara. Salah satu aturan unik yang wajib dipatuhi adalah larangan mengonsumsi kacang sebelum mereka pergi menuju ruang angkasa.
Dilansir dari Howstuffwork, makanan jenis kacang-kacangan dapat memicu produksi gas yang berlebih di dalam sistem pencernaan manusia. Kondisi medis ini tentu saja akan menjadi sebuah masalah besar yang sangat serius saat mereka menjalankan misi.
Jika seorang astronot membuang angin di dalam pakaian khusus maka gas tersebut tidak akan bisa keluar kemana-mana. Pakaian luar angkasa dirancang sangat kedap udara demi melindungi tubuh mereka dari lingkungan vakum yang mematikan.
Akumulasi gas sisa pencernaan yang tertahan di dalam baju berpotensi merusak sistem filter udara yang sangat sensitif. Hal ini tentu saja dapat mengganggu sirkulasi oksigen murni yang sangat dibutuhkan untuk bernapas selama berada di luar.
Selain merusak sistem filter gas metana yang dikeluarkan juga memiliki sifat yang sangat mudah terbakar di ruang tertutup. Percikan kecil dari sistem elektronik pakaian dapat memicu ledakan fatal yang membahayakan nyawa sang penjelajah ruang angkasa.
Oleh karena itu badan antariksa selalu menyusun daftar menu makanan dengan sangat selektif bagi seluruh kru kabin. Setiap zat makanan yang berpotensi menimbulkan gas berlebih akan langsung dieliminasi demi kelancaran misi yang sangat mahal.
Disiplin yang sangat tinggi dalam menjaga pola makan merupakan kunci utama kesuksesan sebuah misi di luar angkasa. Aturan kecil ini membuktikan bahwa keselamatan para astronot sangat bergantung pada hal-hal detail yang mendasar sekali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....