Gerhana Matarahari Total 2026 Proses Terjadinya, Lokasi Jadwal dan Durasi

  • 15 Jul 2026 10:33 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Salah satu fenomena alam yang luar biasa akan terjadi tahun ini yaitu gerhana matahari. Peristiwa gerhana matahari total terjadi setiap 18 bulan sekali, namun untuk lokasi/wilayah yang sama terjadi setiap 400 tahun sekali.

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak lurus diantara bumi dan matahari. Sehingga sebagian atau seluruh cahaya matahari akan tertutup bulan.

Ukuran matahari 400 kali lebih besar dari bulan, uniknya jarak bulan 400 kali lebih dekat ke bumi sehingga besar kedua benda langit ini hampir sama jika dilihat dari bumi. Orbit bulan yang berbentuk elips mengitari matahari membuat jarak ke bumi berubah-ubah.

Kondisi ini yang menyebabkan terjadinya gerhana matahari total yaitu bulan menutupi matahari sepenuhnya maupun gerhana matahari cincin. Pada gerhana matahari cincin, matahari terlihat seperti cincin yang ditengahnya ada bulan.

Gerhana matahari total lebih langka dengan gerhana matahari cincin karena kondisi bulan harus benar benar dekat dengan bumi. Ada pula gerhana matahari campuran/hibrida dan ada gerhana matahari sebagian (Wikipedia).

Gerhana matahari total tahun ini jatuh pada tanggal 12 Agustus 2026. Jalur total akan melintasi belahan bumi bagian utara yaitu Greenland, Islandia, Spanyol, Portugal dan Rusia bagian utara sedangkan Indonesia belum termasuk wilayah pengamatan.

Proses terjadinya gerhana matahari secara langsung biasanya lebih dari dua jam. Namun momen inti dimana bulan menutupi sempurna matahari hanya berlangsung 1 – 2 menit.

Fenomena ini membuat suasana siang terasa seperti petang hari bahkan gelap total. Hewan-hewan nocturnal biasanya aktif pada saat ini karena mengira hari sudah malam.

Meskipun sangat dinantikan, gerhana matahari total akan berbahaya jika dilihat langsung dengan mata telanjang. Maka dari itu perlu pelindung berupa kacamata khusus gerhana, teleskop khusus atau kamera dengan pelindung mata.

Jika anda tak ingin ketinggalan fenomena langka ini, anda bisa mengunjungi negara-negara yang tadi disebut. Dengan keselamatan dan perlindungan mata khusus yang utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....