Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, Ini Latar Belakangnya

  • 15 Jul 2026 08:18 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • World Youth Skills Day diperingati setiap 15 Juli sejak pertama kali dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2014 melalui resolusi nomor A/RES/69/145.
  • Peringatan ini diinisiasi karena tingginya angka pengangguran pemuda secara global dan bertujuan memperkuat sistem pendidikan dan pelatihan teknis vokasional (TVET) untuk membuka akses ke dunia kerja.
  • Melalui peringatan tahunan ini, masyarakat dunia diajak mengakui generasi muda sebagai penggerak perubahan dan membekali mereka dengan keterampilan digital untuk mengatasi tantangan dan membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Singaraja - Tanggal 15 Juli setuap tahunnya diperingati sebagai World Youth Skills Day atau Hari Keterampilan Pemuda Sedunia. Peringatan ini pertama kali dideklarasikan oleh Majelis Umum Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) pada tahun 2014.

Peringatan ini diinisiasi akibat tingginya angka pengangguran pemuda secara global. Pada Desember 2014 Majelis Umum PBB secara resmi mengadopsi resolusi nomor A/RES/69/145 yang menetapkan tanggal 15 Juli sebagai hari peringatan ini atas usulan negara berkembang.

Hari Keterampilan Pemuda Sedunia dirayakan untuk pertama kalinya pada secara global pada 15 Juli 2015. Peringatan ini mendorong penguatan sistem Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Vokasional (Technical and Vocational Education and Training) untuk membuka akses langsung ke dunia kerja.

Merujuk situs resminya, PBB mendeklarasikan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia untuk merayakan pentingnya strategis membekali kaum muda dengan keterampilan untuk pekerjaan, pekerjaan layak, dan kewirausahaan. Sejak dideklarasikan, perayaan tahunan ini telah memberikan kesempatan unik untuk berdialog antara kaum muda, lembaga pendidikan dan pelatihan teknik dan vokasi (TVET), perusahaan, organisasi pengusaha dan pekerja, pembuat kebijakan, dan mitra pembangunan.

Melalui peringatan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, masyarakat dunia diajak untuk bersama-sama mengakui kekuatan generasi muda sebagai penggerak perubahan dan berkomitmen untuk membekali mereka dengan keterampilan digital. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan saat ini dan membentuk masa depan yang lebih damai, inklusif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....