Cap Go Meh, Penutup Rangkaian Tahun Baru Imlek
- 03 Mar 2026 14:14 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, masyarakat Tionghoa merayakan Cap Go Meh. Cap Go Meh merupakan penutup rangkaian Tahun Baru Imlek.
Warga Tionghoa umumnya merayakan dengan penuh sukacita dan harapan baru. Cap Go Meh dalam tradisi Tiongkok dikenal sebagai Festival Lampion.
Cap Go Meh merupakan perayaan malam ke-15 setelah Imlek. Momen ini identik dengan cahaya lampion, kebersamaan keluarga, doa, serta harapan akan keberuntungan di tahun yang baru.
Di Indonesia, perayaan ini berkembang menjadi atraksi budaya yang meriah. Selain itu juga menjadi simbol akulturasi dan toleransi antarumat beragama.
Adapun istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang berarti malam kelima belas. Hal itu merujuk pada malam bulan purnama pertama setelah Imlek.
Dalam tradisi Tiongkok, perayaan ini dikenal sebagai Festival Lampion atau Yuan Xiao Jie. Secara historis, tradisi ini sudah ada sejak masa Dinasti Han (206 SM–220 M).
Pada masa itu, masyarakat menyalakan lampion. Tentunya sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan doa untuk kehidupan yang lebih baik di tahun baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....