Tren Lari Sore Jadi Gaya Hidup Anak Muda
- 26 Feb 2026 22:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Fenomena lari sore kian populer di kalangan anak muda dalam beberapa bulan terakhir. Aktivitas ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mulai banyak diminati. Di sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Bandung, kawasan taman kota hingga jalur car free day dipadati komunitas lari yang didominasi generasi muda.
Media sosial turut mendorong tren ini semakin berkembang. Melalui platform seperti Instagram dan TikTok, banyak warganet membagikan aktivitas lari mereka, lengkap dengan catatan jarak dan waktu tempuh. Konten bertema “5K pertama” atau “progress pace lari” kerap muncul di linimasa dan memotivasi pengguna lain untuk ikut mencoba.
Selain berdampak positif bagi kesehatan fisik, lari sore juga dinilai membantu menjaga kesehatan mental. Sejumlah anak muda mengaku aktivitas ini menjadi cara sederhana untuk melepas penat setelah bekerja atau kuliah. Interaksi dalam komunitas pun memberi ruang untuk memperluas pertemanan tanpa tekanan formal.
Pengamat gaya hidup menyebut tren ini menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keseimbangan hidup. Olahraga tidak lagi dipandang sebagai kewajiban, melainkan kebutuhan yang menyenangkan. Jika konsisten, tren lari sore berpotensi menjadi budaya positif yang bertahan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....