Dikira Lagu Luar Negeri, ternyata Karya Musisi Indonesia
- 16 Jul 2026 18:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Industri musik Indonesia terus menunjukkan kualitasnya di kancah internasional. Sejumlah lagu karya musisi Tanah Air bahkan kerap disangka sebagai lagu dari penyanyi luar negeri karena menggunakan lirik berbahasa Inggris, aransemen modern, hingga kualitas produksi yang mampu bersaing di pasar global.
Fenomena tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas musisi Indonesia semakin diakui. Tak sedikit pendengar yang baru mengetahui asal lagu tersebut setelah mencari nama penyanyi atau membaca informasi di media sosial.
Salah satu lagu yang paling sering membuat pendengar keliru adalah "Every Summertime" milik NIKI. Lagu bernuansa pop R&B itu sukses mendunia setelah menjadi soundtrack film dan viral di berbagai platform digital. Banyak orang mengira lagu tersebut berasal dari penyanyi asal Amerika, padahal NIKI merupakan penyanyi Indonesia yang berkarier secara internasional.
Selain itu, "I Love You 3000" karya Stephanie Poetri juga menjadi fenomena global. Lagu berbahasa Inggris tersebut mendapatkan jutaan pendengar di berbagai negara dan sering dikira sebagai karya musisi Barat karena gaya vokal dan aransemennya yang khas.
Nama Rich Brian juga tak bisa dilewatkan. Melalui lagu "edamame", rapper asal Indonesia itu berhasil menembus pasar musik internasional. Banyak pendengar yang tidak menyangka penyanyi di balik lagu tersebut berasal dari Jakarta.
Di dalam negeri, Pamungkas juga mencuri perhatian lewat lagu "To The Bone". Lagu tersebut viral di berbagai negara Asia dan sering dianggap sebagai lagu milik penyanyi luar negeri karena penggunaan bahasa Inggris yang fasih serta aransemen pop modern.
Tak kalah menarik, band Reality Club dengan lagu "Anything You Want" berhasil menciptakan nuansa indie pop berkelas internasional. Lagu ini banyak diputar di media sosial maupun kafe dan kerap membuat pendengar mengira band tersebut berasal dari Eropa atau Amerika.
Penyanyi Aziz Hedra melalui lagu "Somebody's Pleasure" juga menuai apresiasi luas. Lagu tersebut viral di berbagai platform streaming dan mendapatkan banyak pendengar dari luar negeri berkat karakter vokal yang kuat dan kualitas produksinya.
Sementara itu, grup musik elektronik Weird Genius sukses membawa nama Indonesia lewat lagu "Sweet Scar". Dipadukan dengan musik elektronik berstandar internasional, lagu ini semakin memperkuat citra bahwa karya musisi Indonesia mampu bersaing di industri musik global.
Fenomena lagu Indonesia yang kerap disangka berasal dari luar negeri menunjukkan bahwa batas antara musik lokal dan internasional kini semakin tipis. Dengan kualitas produksi yang terus meningkat serta dukungan platform digital, karya anak bangsa memiliki peluang lebih besar untuk dikenal oleh pendengar di seluruh dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....