Pempek MamJenn Buka Peluang Bisnis Kuliner di Ende
- 17 Jul 2026 14:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kuliner khas Palembang mulai menemukan pasar baru di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran Pempek MamJenn membuktikan bahwa makanan tradisional Nusantara masih memiliki peluang bisnis besar, bahkan di daerah yang sebelumnya belum akrab dengan pempek.
Owner Pempek MamJenn, Mega Andini, mengatakan usaha tersebut lahir dari pengalaman pribadinya setelah pindah dari Lampung ke Ende sekitar setahun lalu. Ia kesulitan menemukan pempek di daerah tersebut sehingga memutuskan memproduksi sendiri dan memasarkannya kepada masyarakat.
Respons positif dari rekan kerja suaminya menjadi awal berkembangnya usaha rumahan tersebut hingga kini mampu melayani pelanggan setiap hari. Menurut Mega, peluang bisnis pempek di Ende masih sangat terbuka karena jumlah pelaku usaha yang menjual makanan khas Palembang masih terbatas.
Kondisi itu menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menghadirkan pilihan kuliner baru sekaligus memperkaya ragam makanan Nusantara yang tersedia bagi masyarakat. Tantangan terbesar justru datang dari ketersediaan bahan baku.
Ikan tenggiri yang lazim digunakan sebagai bahan utama pempek sulit diperoleh di Ende dan harganya relatif tinggi. Untuk menjaga kualitas sekaligus memastikan produksi tetap berjalan, Mega berinovasi dengan menggunakan ikan tuna lokal yang memiliki tekstur dan cita rasa mendekati pempek khas Palembang.
Inovasi tersebut memungkinkan usahanya memproduksi sekitar 150 hingga 200 potong pempek setiap hari. Produk dipasarkan melalui WhatsApp dan Facebook dengan sistem pesan antar, sehingga mampu menjangkau konsumen di berbagai wilayah Kota Ende.
Bahkan, sebagian pelanggan membawa pempek tersebut sebagai oleh-oleh ke Kupang, Ruteng, hingga Labuan Bajo. Mega menilai keberhasilan usaha kuliner tidak hanya ditentukan oleh rasa, tetapi juga kemampuan mendengarkan masukan pelanggan.
Salah satu evaluasi yang terus diperbaiki ialah tingkat kepedasan cuko agar dapat diterima oleh konsumen dengan selera yang beragam. Ke depan, ia menargetkan membuka kedai Pempek MamJenn serta mengikuti berbagai festival kuliner untuk memperluas pasar.
Mega juga mengajak generasi muda memanfaatkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai peluang usaha. Menurutnya, makanan tradisional memiliki cita rasa autentik yang tetap mampu bersaing dengan tren kuliner modern apabila dikemas secara kreatif dan konsisten menjaga kualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....