Mahasiswi Kupang Ajak Anak Muda Lestarikan Gong Lamba
- 17 Mar 2026 07:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang - Seorang mahasiswi Antonia Febriani Mbawo atau Tania mengajak generasi muda melestarikan budaya Gong dan Lamba melalui pendidikan serta kreativitas digital, dalam wawancara program obrolan budaya di Pro Dua RRI Ende, Sabtu, 7 Maret 2026 . Ia merupakan mahasiswa Pendidikan Seni Musik di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang sekaligus aktif mengajar kesenian kepada siswa lintas daerah.
Tania menjelaskan Gong dan Lamba bukan sekadar alat musik tradisional, melainkan simbol identitas sekaligus media komunikasi spiritual masyarakat Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini hidup dalam berbagai ritual adat, termasuk pembangunan rumah adat, upacara syukur, hingga pengiring tarian tradisional masyarakat setempat.
Menurutnya, keberlanjutan Gong dan Lamba sangat bergantung pada kesadaran generasi muda untuk mempelajari serta mewariskan nilai budaya tersebut. Ia mengingatkan bahwa tanpa regenerasi yang serius, tradisi ini berpotensi hilang seiring berkurangnya generasi tua yang memahami praktiknya.
Upaya pelestarian, kata Tania, dapat dimulai melalui pendidikan formal dengan memasukkan materi kesenian tradisional dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Melalui jalur ini, siswa diperkenalkan teknik bermain alat musik serta memahami makna filosofis tarian daerah sejak usia dini.
Selain itu, ia mendorong inovasi melalui kolaborasi musik tradisional dengan genre modern seperti pop atau jazz agar lebih relevan. Pendekatan kreatif ini dinilai mampu menarik minat generasi muda tanpa menghilangkan nilai asli yang terkandung dalam Gong dan Lamba.
Di era digital, Tania juga memanfaatkan media sosial seperti YouTube dan TikTok sebagai sarana edukasi budaya yang mudah diakses. Ia berencana membagikan tutorial bermain alat musik dan menari agar generasi muda dapat belajar secara mandiri dari berbagai daerah.
Pengalaman melatih siswa lintas budaya di Kupang menjadi bukti bahwa kesenian daerah mampu diterima secara luas dengan pendekatan tepat. Ia pun berpesan kepada anak muda agar tidak ragu mempelajari budaya sendiri dan menjadikannya kebanggaan hingga dikenal dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....