Jegog Jembrana Tampil Lagi di Jepang
- 15 Feb 2026 15:13 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Kesenian tradisional Jegog asal Kabupaten Jembrana kembali menembus panggung internasional. Setelah sempat vakum hampir satu dekade, grup legendaris Suar Agung bertolak ke Jepang untuk menjalankan misi kebudayaan selama dua pekan, membawa identitas seni Bali ke hadapan publik Negeri Sakura. Rombongan dilepas langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Minggu, 15 Februari 2026. Keberangkatan tim dipimpin Putu Bobi Agus Darma selaku koordinator.
Sebanyak 26 personel yang terdiri dari penabuh dan penari turut dalam rombongan tersebut. Pementasan ini menjadi momentum kebangkitan Jegog Jembrana di Jepang di bawah kepemimpinan I Gede Oka, putra maestro almarhum I Ketut Suwentra yang dikenal sebagai Pekak Jegog. Selama 14 hari di Jepang, Suar Agung dijadwalkan menggelar sembilan pertunjukan, terdiri atas tiga pementasan utama dan enam pertunjukan skala menengah. Agenda tersebut tersebar di tiga provinsi besar, yakni Fukuoka, Tokyo, dan Nagoya.
Putu Bobi Agus Darma menjelaskan, undangan tampil datang langsung dari pihak Jepang. Saat ini, tim awal telah berada di lokasi untuk proses penyetelan (tuning) instrumen bambu. Sementara rombongan kedua menyusul untuk melengkapi kekuatan tim.
“Ini menjadi kesempatan untuk kembali memperkenalkan dentuman bambu khas Jembrana kepada masyarakat Jepang. Kami ingin membangun kembali kepercayaan yang dulu sudah terjalin kuat,” ujarnya sebelum keberangkatan.
Secara historis, sejak era 1980-an hingga 2016, Suar Agung rutin tampil di Jepang, bahkan bisa dua kali dalam setahun. Tradisi tersebut sempat terhenti dan tahun ini kembali diinisiasi sebagai langkah awal menghidupkan kembali agenda budaya internasional tersebut. Ia berharap, pementasan ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat, melainkan berlanjut menjadi program tahunan yang memberi dampak positif bagi citra budaya dan penguatan ekonomi kreatif Jembrana. Pihak Suar Agung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana atas dukungan yang diberikan. Mereka berkomitmen menjaga nama baik daerah selama menjalankan misi budaya di luar negeri.
Sementara itu, Bupati I Made Kembang Hartawan menyatakan kebanggaannya atas kembalinya Suar Agung ke Jepang. Menurutnya, langkah ini menjadi momentum penting membangkitkan semangat seniman lokal untuk terus berkarya di tingkat global. Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian Jegog, termasuk rencana menyiapkan panggung reguler bagi pertunjukan Jegog di Anjungan Cerdas Rambut Siwi Jembrana.
“Ke depan, astungkara akan kita siapkan panggung tetap di sana. Ini bentuk apresiasi dan dukungan agar para seniman memiliki ruang berkarya secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....