Teknologi dalam Islam Jadi Sarana Ilmu, Dakwah dan Silaturahmi

  • 15 Jul 2026 13:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Perkembangan teknologi dinilai sejalan dengan ajaran Islam selama dimanfaatkan untuk tujuan yang membawa kemaslahatan. Teknologi tidak hanya mempermudah aktivitas manusia, tetapi juga menjadi sarana mencari ilmu, menyebarkan dakwah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan produktivitas kerja.

"Islam tidak melarang kemajuan teknologi karena teknologi hanyalah alat. Yang dinilai dalam Islam adalah bagaimana alat tersebut digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti mencari ilmu, berdakwah, membantu sesama, dan memudahkan pekerjaan sehingga menjadi amal kebaikan," kata Ulfa Laela Sa'adah, Pelaksana KUA Kecamatan Tayan Hulu dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Rabu 15 Juli 2026.

Menurutnya, kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses ilmu pengetahuan, termasuk ilmu keislaman. Berbagai kajian, kitab digital, hingga forum pembelajaran kini dapat diikuti secara daring sehingga membuka kesempatan belajar bagi siapa saja tanpa dibatasi ruang dan waktu.

"Saat ini dakwah tidak lagi hanya dilakukan secara tatap muka. Melalui media sosial, podcast, video, maupun aplikasi digital lainnya, pesan-pesan Islam dapat disampaikan kepada masyarakat luas dengan cara yang santun, bijaksana, dan sesuai tuntunan syariat," ujarnya.

Ulfa menjelaskan, selain mendukung proses belajar dan dakwah, teknologi juga berperan penting dalam menjaga hubungan antarsesama. Berbagai aplikasi komunikasi memudahkan masyarakat tetap bersilaturahmi dengan keluarga, kerabat, maupun sahabat yang berada di tempat berbeda, sekaligus membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan secara lebih cepat dan efisien.

"Yang harus dijaga adalah etika dalam menggunakan teknologi. Jangan sampai kemajuan digital justru digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau hal-hal yang merugikan orang lain. Jadikan teknologi sebagai jalan menambah ilmu, memperkuat ukhuwah, dan memberikan manfaat bagi banyak orang," ungkapnya.

Ulfa menyampaikan, pemanfaatan teknologi yang disertai literasi digital dan akhlak yang baik diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif. Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak hanya menjadi simbol perkembangan zaman, tetapi juga menjadi media untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperluas manfaat, serta mendukung pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....