Tips Memilih Buah Cempedak yang Manis dan Matang Sempurna

  • 07 Jul 2026 17:44 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna-Buah cempedak merupakan salah satu buah tropis yang masih satu keluarga dengan nangka. Buah ini memiliki aroma yang khas, daging buah yang lembut, serta cita rasa manis yang disukai banyak orang.

Agar memperoleh cempedak dengan kualitas terbaik, diperlukan ketelitian saat memilihnya. Beberapa ciri fisik dapat menjadi petunjuk apakah buah tersebut sudah matang, manis, dan siap dikonsumsi.

Di rangkuman dari berbagai sumber mengenai budidaya dan penanganan buah tropis, termasuk informasi dari lembaga pertanian, penyuluhan hortikultura, dan berbagai referensi pangan serta buah-buahan,langkah pertama adalah memperhatikan aroma buah.

Sebaliknya, cempedak yang belum matang biasanya memiliki aroma yang sangat samar atau bahkan tidak berbau sama sekali. Hindari pula buah yang mengeluarkan bau asam karena dapat menandakan proses pembusukan.

Perhatikan warna kulit cempedak sebelum membeli, buah yang matang biasanya memiliki warna hijau kekuningan hingga kuning kecokelatan.Buah cempedak tergantung varietasnya, dengan permukaan kulit yang tampak lebih cerah.

Apabila kulit buah masih didominasi warna hijau tua, kemungkinan besar buah belum matang sempurna. Sementara itu, kulit yang terlalu gelap disertai bercak hitam berlebihan bisa menjadi tanda kualitas buah mulai menurun.

Tekstur kulit juga menjadi indikator penting,cobalah menekan kulit buah secara perlahan menggunakan jari. Cempedak yang matang biasanya terasa sedikit empuk tetapi tidak lembek.

Jika kulit terasa sangat keras, buah kemungkinan masih mentah. Sebaliknya, bila terlalu lunak hingga mudah penyok, daging buah mungkin sudah terlalu matang atau mulai mengalami kerusakan.

Perhatikan pula duri atau tonjolan kecil pada permukaan kulit. Pada cempedak yang matang, duri cenderung lebih renggang, tidak terlalu tajam, dan terasa lebih lunak saat disentuh.

Selain itu, bentuk buah yang simetris tanpa luka besar atau bekas benturan umumnya menunjukkan kualitas yang lebih baik. Kerusakan pada kulit dapat mempercepat masuknya mikroorganisme penyebab pembusukan.

Berat buah juga dapat menjadi pertimbangan. Pilih cempedak yang terasa berat dibandingkan ukurannya karena biasanya memiliki daging buah yang lebih tebal dan kandungan air yang cukup.

Buah yang terlalu ringan sering kali memiliki rongga lebih banyak atau daging buah yang lebih sedikit. Oleh karena itu, membandingkan beberapa buah dengan ukuran serupa dapat membantu mendapatkan pilihan terbaik.

Jangan lupa memperhatikan tangkai buah. Tangkai cempedak yang masih segar biasanya berwarna hijau kecokelatan, tampak kokoh, dan masih mengandung sedikit getah.

Apabila tangkai terlihat sangat kering, rapuh, atau menunjukkan tanda-tanda busuk, kualitas buah bisa saja sudah menurun. Tangkai yang masih segar umumnya menandakan buah baru dipanen.

Terakhir, jika membeli di pasar tradisional atau langsung dari petani, jangan ragu menanyakan waktu panen kepada penjual. Cempedak yang dipanen pada tingkat kematangan yang tepat umumnya memiliki rasa lebih manis, aroma lebih harum, dan tekstur yang lembut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....