Ombudsman Kaltara Soroti Kasus Dokter Spesialis dan Tiket Kerayan

  • 30 Jun 2026 14:10 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Utara memberikan perhatian serius terhadap kasus viral meninggalnya seorang siswa. Kasus ini diduga kuat dipicu oleh ketiadaan dokter spesialis di wilayah Kaltara.

Kepala Ombudsman Kaltara, Maria Ulfa, menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas tragedi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, pemenuhan dokter spesialis adalah amanah konstitusi yang wajib dipenuhi oleh negara.

"Tragedi ini diharapkan bisa menjadi momentum evaluasi besar bagi seluruh pemangku kepentingan. Manajemen rumah sakit tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta legislatif." Tegas Maria.

Selain isu kesehatan, Ombudsman juga menyoroti masalah klasik transportasi udara menuju wilayah perbatasan di Kerayan. Warga setempat dilaporkan harus mengundi nasib lewat sistem lotre hanya untuk mendapatkan tiket pesawat.

Sistem undian tiket ini dinilai sangat miris dan berpotensi memicu konflik sosial horizontal antarmasyarakat. Maria Ulfa menegaskan bahwa ketegangan antarwarga rentan terjadi akibat berebut kuota penerbangan yang sangat terbatas.

Keterbatasan maskapai dan lonjakan harga tiket akibat kondisi geopolitik global menjadi akar masalah di Kerayan. Oleh sebab itu, peran aktif pemerintah daerah dinilai sangat krusial untuk mengurai benang kusut ini.

Ombudsman mendesak pemerintah daerah segera melakukan koordinasi intensif dengan kementerian terkait di pusat. Langkah konkret ini sangat dinanti agar ada penambahan armada maskapai yang melayani rute perbatasan.

Pemerintah daerah juga diminta untuk mengumpulkan data akurat mengenai kebutuhan riil mobilitas warga Kerayan. Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai basis pengambilan kebijakan transportasi partisipatif yang solutif.

Maria Ulfa mengingatkan bahwa negara harus hadir di tengah kesulitan pelayanan publik masyarakat perbatasan. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta harus dikedepankan demi hak-hak warga negara.

Wawancara mendalam mengenai isu kesehatan dan perbatasan ini dapat ditonton di YouTube RRI Tarakan Official.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....