Jelang Idul Adha, Tarakan Buka Keran Datangkan Sapi Luar

  • 10 Apr 2026 16:55 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Guna memenuhi kebutuhan Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan akan mendatangkan sapi dari luar. Sebab, stok sapi di Tarakan dinilai belum mencukupi untuk memenuhi berkurban.

Data sementara, jumlah sapi yang ada berkisar 470-490 ekor dan kambing sekitar 400-420 ekor. Sementara berdasarkan pengalaman tahun lalu, jumlah sapi yang dipotong sebanyak 1.252 ekor.

Perkirakan kebutuhan tahun ini meningkat mencapai 20-25% atau berkisar 1.500 ekor. Karena itu pihaknya merekomendasikan untuk mendatangkan sapi dari luar guna memenuhi kebutuhan berkurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Tarakan, Paulus mengatakan pihaknya berencana melakukan rapat koordinasi bersama Balai Karantina Kaltara dan pengusaha sapi pada Selasa pekan depan.

"Nanti hari Selasa atau Rabu akan rapat bersama karantina dan pengusaha kambing dan sapi untuk memfix kan data itu kemudian nanti setelah itu setelah aktif datanya dari peternak kita akan lihat sesuai dengan kebutuhan kita seperti tahun lalu," ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Adapun daerah produsen sapi yang direkomendasikan dari Gorontalo. Sebab berdasarkan pengalaman, sapi Gorontalo terjamin aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

"Kalau sapi saat ini hanya satu sumbernya dari Gorontalo. Karena dulu waktu kasus PMK, kita mencari yang aman dan didapat dari Gorontalo. Sehingga ada kerjasama antara pemerintah daerah dengan Gorontalo," jelas Paulus.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan menjajaki juga kerjasama dengan daerah penghasil sapi lainnya. Meskipun terbukti aman pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban. Karena itu DKPP Tarakan menggandeng Balai Karantina Kaltara untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan.

Pihaknya akan berkeliling ke kandang untuk pemeriksaan. Jika ditemukan sapi mengalami gejala terinfeksi penyakit, akan dilakukan pengambilan darah dan diberikan tanda bahwa sapi tersebut sudah diperiksa oleh dokter hewan. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....