Dosen Unmul Ajak Petani Manfaatkan Teknologi Pantau Cuaca
- 21 Jun 2026 19:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sering merasa cuaca akhir-akhir ini sering berubah cepat? Cuaca ternyata memiliki banyak pengaruh di banyak sektor, terutama di bidang pertanian yang beberapa di antaranya cukup mengandalkan faktor lingkungan.
Namun sebelum itu, Dosen Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Ananda Nuryadi Pratama menjelaskan perbedaan antara cuaca dan iklim yang masih disalahpahami.
”Cuaca adalah keadaan harian, tapi kalau iklim periodenya lebih panjang, makanya sering ada yang bilang perubahan iklim. Kalau di Kalimantan sendiri, cuaca memang dari dulu seperti begitu,” ucapnya saat menghadiri obrolan SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda.
Lanjutnya, salah satu yang dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman adalah saat penyemprotan hama perlu memperhatikan cuaca, “Jika kita tidak memprediksi cuaca dengan baik, penyemprotan hama akan terganggu,” ucapnya dikutip Minggu, 21 Juni 2026.
Maka dari itu, pentingnya kesadaran bagi petani zaman sekarang agar dapat mencari informasi terkini terhadap cuaca, misalnya lewat prakiraan cuaca yang sekarang sudah tersedia di dawai, “Apalagi sekarang juga kita sudah terintegrasi dengan IoT,” katanya.
IoT atau Internet of things adalah konsep di mana berbagai perangkat fisik (seperti sensor, mesin, atau peralatan) terhubung ke internet dan mampu mengumpulkan serta bertukar data secara otomatis. Teknologi ini memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi satu sama lain atau dengan pengguna tanpa memerlukan intervensi manusia secara langsung.
Ia menghimbau agar para petani dapat mempelajari teknologi untuk kemajuan pertanian. Melalui perannya sebagai dosen, ia mengajak mahasiswanya untuk menyampaikan ke masyarakat bahwa pertanian dan teknologi dapat berjalan dengan selaras.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....