15 Putra-Putri Bintuni Dipersiapkan Jadi Operator Produksi Gas

  • 23 Feb 2026 14:47 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Melepas peserta magang berbasis Industri program tahun 2026 Senin, 23 Februari 2026. Sebanyak 15 orang peserta magang akan mengikuti pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Cepu, (PPSDM Migas) Jawa Tengah.

Bupati Teluk Bintuni dalam sambutanya mengatakan, Peserta 15 orang yang ikut magang ke Cepu adalah peserta terbaik yang telah mengikuti seleksi ketat dari 73 putra-putri asli Distrik Sumuri, Babo dan Aroba. Seperti diketahui Pengembangan lapangan Asap, Kido, dan Merah milik Genting Oil membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, dan siap pakai pada 2027.

"Pengiriman 15 peserta ini merupakan langkah strategis, dalam menjawab kebutuhan ril industri sekaligus memperkuat posisi masyarakat lokal sebagai bagian dari rantai nilai industri migas di daerahnya sendiri," Ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan, program magang ini merupakan inisiasi yang dimulai pada 21 Januari 2026, oleh genting oil Jasuri Pte. Ltd, (GOKPL). Program yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini merupakan bagian dari implementasi komitmen amdal Genting Oil, pada aspek sosial dan ketenagakerjaan khusus dalam perekrutan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal di sekitar wilayah operasi.

Bupati berharap Secara khusus putra putri Bintuni yang dikirim ikut magang ini adalah, bukan hanya untuk belajar tetapi untuk membawa pulang, ilmu, pengalaman, etos kerja dan karakter profesional."Daerah ini membutuhkan tenaga trampil yang siap mengabdi membangun negeri," Ujar Bupati lagi.

Sementara itu Manager Hubungan Eksternal Genting Oil Hendy Sahetapi mengatakan, Genting Oil saat ini sedang dalam tahapan pembangunan semua fasilitas konstruksi, jalan dan pipa serta fasilitas produksi. Project gas Genting Oil merupakan project strategi nasional, oleh karena itu pihaknya mengantar 15 orang untuk mengikuti magang agar nantinya bisa menjadi operator produksi gas yang akan dimulai triwulan II tahun 2027.

"Anak magang dipersiapkan mulai saat ini, ketika mereka diberangkatkan selama 12 bulan di Cepu, dan akan kembali mengabdi untuk bekerja sebagai operator, sehingga anak-anak ini harus siap mental," Ujar Hendy.

Sementara itu, salah satu peserta magang Viktor Agoda mengatakan, telah mengikuti sejumlah tahapan sebelum lolos menjadi peserta magang di Cepu. Pasalnya tahapan yang telah ia lalui di antaranya seleksi administrasi, hingga seleksi kesehatan.

"Ada rasa takut, cemas tapi puji Tuhan semua yang telah dilalui semua berjalan lancar, ia berharap kepada teman-temanya yang belum bisa ikut magang agar tetap berjuang tidak putus asa, jangan lupa Tuhan tetap percaya berdoa terus," Kata Viktor.

Belasan peserta magang ini, langsung dilepas Bupati Teluk Bintuni di Kantor Bupati SP 3. Mereka berangkat ke Manokwari menggunakan kendaraan Dobel garda untuk selanjutnya menuju ke Cepu dari Manokwari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....