Wamentan Sudaryono: Jawa Timur Penyumbang 50 Persen Gula Nasional, Kunci Stop Impor
- 17 Jul 2026 11:58 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, menyebut Provinsi Jawa Timur sebagai "juara" dalam urusan produksi gula nasional. Berbicara usai pelantikan Pengurus DPD HKTI Jawa Timur di Tajinan, Kabupaten Malang, Sudaryono mengungkapkan bahwa wilayah ini menyumbang setengah dari total kebutuhan gula tanah air.
"Jawa Timur ini sebetulnya juara lah urusan gula. Saya kira hampir 50 persen produksi gula kita bersumber dari tebu di Jawa Timur. Potensinya sangat besar," ujar Sudaryono saat ditemui di lokasi, Jumat (17/7/2026).
Ia menambahkan, Malang Raya dipilih sebagai lokasi strategis karena posisinya sebagai salah satu sentra pertanian perkebunan tebu yang vital. Target utama Kementerian Pertanian saat ini adalah mendongkrak produktivitas guna mencapai swasembada total, khususnya untuk kebutuhan gula industri (rafinasi) yang saat ini masih bergantung pada impor.
"Kalau untuk gula konsumsi kita sudah tidak impor. PR kita ke depan adalah meningkatkan produksi agar gula rafinasi untuk kebutuhan industri juga tidak perlu impor lagi. Itu keinginan Presiden," tegasnya.
Selain berfokus pada swasembada, Wamentan juga memaparkan rencana distribusi 25.000 unit sepeda listrik yang kini telah dialihkan menjadi Barang Milik Negara (BMN). Sepeda listrik ini akan dialokasikan khusus untuk menunjang mobilitas para petugas di garda terdepan di wilayah pelosok yang sulit dijangkau.
"Akan kita distribusikan ke beberapa (pihak), termasuk guru honorer di pelosok-pelosok, penyuluh pertanian, hingga penyuluh kelautan/perikanan yang bertugas di daerah dengan akses sulit," jelas Sudaryono.
Sebagai langkah konkret peningkatan produksi pangan, Kementerian Pertanian juga menyalurkan sejumlah bantuan sarana prasarana fisik di Jawa Timur berupa traktor serta benih unggul untuk menyokong kinerja para petani lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....